Frank Lampard dan Legenda Lain yang Jadi Pelatih di Mantan Klubnya

Legenda-sepakbola.web.id – Frank Lampard melakukan comeback sensaional ke Chelsea. Legenda sekaligus top scorer Chelsea itu kembali ke Stamford Bridge bukan sebagai pemain, tapi mengisi kursi manajer.

Frank Lampard akan berkiprah di balik layar, bukan lagi pemeran utama di lapangan. Pemain yang besar di akademi West Ham United itu kembali berbekal pengalaman melatih selama setahun di Derby County.

Harapan besar mengiringi comeback Lampard ke klub yang dicintainya. Sebagai pemain, dia sangat dicintai suporter Chelsea. Pengabdian Super Frank selama 13 tahun di Stamford Bridge membekas kuat di benak dan hati pencinta klub.

Cerita seorang legenda kembali ke mantan klubnya untuk melatih bukan hal baru. Kisah serupa sudah sering dijumpai di kancah sepak bola dunia.

Hasilnya ada yang sukses, tapi ada juga yang begitu-begitu saja. Status legenda tak menjamin seseorang bakal sukses sebagai pelatih di klub yang pernah dibelanya.

Berikut ini legenda legenda selain Frank Lampard yang juga dikenal karena kembali ke klub lamanya sebagai pelatih,

Neil Lennon (Celtic)

Neil Lennon memperkuat Celtic sebagai pemain selama tujuh tahun, pada 2000 hingga 2007. Tiga tahun berselang, dia kembali ke markas Celtic, tapi sebagai pelatih.

Saat masih bermain, Lennon dikenal sebagai gelandang tangguh. Dia membantu Celtic mengusik Rangers dari puncak Liga Skotlandia. Selama bermain untuk Celtic, dia mempersembahkan tiga gelar juara liga.

Pada periode pertama, dia menangani Celtic hingga 2014. Lennon kemudian sempat bertualang menjadi pelatih di Bolton Wanderers dan Hibernian.

Roda nasib membawanya kembali ke Celtic pada Februari untuk menggantikan posisi Brendan Rodgers. Dia berhasil membawa Celtic meraih treble gelar domestik dengan status sebagai caretaker.

Lennon akhirnya dikontrak secara permanen pada Mei 2019.

Baca Juga : Hristo Stoichkov Si Pistol Barcelona dari Bulgaria

Glenn Hoddle (Tottenham Hotspur)

Glenn Hoddlle menghabiskan hampir mayoritas kariernya sebagai pemain di Tottenham Hotspur. Di sana dia memenangi dua trofi Piala FA dan gelar Piala UEFA. Total, Hoddle 12 tahun berkiprah bersama The Lilywhites.

Ketika Hodlle kembali ke White Hart Lane pada Maret 2001 sebagai manajer, fans Spurs menganggapnya sebagai momen besar dan istimewa.

Saat itu, Hoddle meninggalkan Southampton untuk menangani klub yang dicintainya. Namun, dia tak mampu mewujudkan harapan tinggi fans Tottenham.

Selama ditangani Hoddle, Tottenham hanya mampu finis di peringkat sembilan dan 10 Liga Inggris. Dia kemudian dipecat pada 2003.

Ole Gunnar Solskjaer (Manchester United)

Ole Gunnar Solskjaer akan selamanya menjadi legenda Manchester United berkat golnya saat comeback sensasional atas Bayern Munchen pada final Liga Champions 1999.

Pria asal Norwegia itu ditunjuk menggantikan Jose Mourinho pada Desember 2018 sebagai caretaker. Solskjaer dengan cepat membangkitkan MU sehingga dihadiahi kontrak permanen pada Maret 2019.

Sayangnya, setelah itu MU malah terseok-seok. MU akhirnya menyudahi musim lalu di peringkat keenam Premier League dan gagal lolos ke Liga Champions.

Solskjaer kini menghadapi tantangan besar untuk merombak dan membangun kembali MU supaya lebih kompetitif pada musim depan.