Latest Posts

Rekomendasi Game Offline Balap di Android

Rekomendasi Game Offline Balap di Android – Saat ini kegiatan yang dapat menghilangkan rasa bosan adalah dengan bermain game online bersama dengan orang lain atau bersama dengan teman. Game mobil balap merupakan salah satu permainan yang digandrungi oleh para gamers. Sebab, game ini dapat memicu adrenalin kamu. Dengan mengandalkan ketepatan dan kecepatan, tentunya kamu harus cekatan dalam memainkannya. Selain itu, game mobil balap menampilkan aksi keren dan mobil-mobil yang mewah. Pada game jenis seperti ini, ada pula berbagai rintangan yang seru dan menarik. Berikut ini adalah informasi seputar game yang wajib kamu coba

Rekomendasi Game Offline Balap di Android

1. Hill Climb Racing 2
Game mobil balap yang pertama adalah Hill Climb Racing 2. Dirilis pada 2016 silam, game ini merupakan versi kedua dari Hill Climb Racing.

Hill Climb Racing 2 merupakan jenis permainan 2D. Dengan ukuran sebesar 136 MB, permainan ini sudah diunduh lebih dari 100 juta kali. di Google Play Store.
Nantinya, kamu akan menjadi pengemudi mobil balap tanpa membuatnya terbalik dengan melewati jalan atau trek yang sulit dilewati. Tantangan tersebut harus kamu hadapi untuk mencapai garis finish.
Namun, tantangan itulah yang membuat game ini menjadi lebih seru dan sayang untuk dilewatkan.

GT Racing 2
Gameloft menghadirkan game balap mobil Android offline bernama GT Racing 2. Ukuran aplikasi permainan ini tergolong besar, yaitu 1 GB.
Permainan ini membuat pemain merasakan mengemudi mobil balap di dunia nyata. Sebab, pemain akan merasa tertantang dengan mengotak-atik mesin dan melakukan balap mobil dengan memperhitungkan kecepatan gas dan rem.

CSR Racing 2
Salah satu permainan balap mobil yang populer di dunia mobile game. Permainan ini merupakan game balap mobil drag race yang beradu cepat di jalur trek yang telah disediakan.
Melalui permainan ini, kamu dapat membeli mobil, melakukan upgrade, dan harus mencapai garis finish.

Asphalt 8: Airborne
Rekomendasi game balap mobil selanjutnya adalah Asphalt 8: Airborne yang dirilis oleh Gameloft. Berbeda dengan Asphalt 9, kamu bisa memainkan game ini secara offline.
Pada permainan ini, tersedia 140 jenis mobil mewah yang bisa dipilih. Selain itu, trek yang disediakan juga bervariasi mulai dari perkotaan, hingga trek ekstrem seperti berada di kapal.

FR Legends
Tak hanya fokus pada adu kecepatan saja, permainan satu ini juga memacu adrenalin dengan mengasah tingkat skill drifting. Kamu akan dibuat ketagihan saat memainkan game ini.

Visual grafis yang ditampilkan dari game ini seperti kartun. Sehingga, cukup ringan untuk dimainkan. Ukuran aplikasi game ini juga tidak terlalu berat, yakni hanya 92 MB saja.

Daftar Tim Produktif di Liga Top Eropa

Daftar Tim Produktif di Liga Top Eropa – Saat ini sudah semakin banyak orang yang menyukai sepak bola dan berbagai pertandingan yang ada. Kompetisi liga top Eropa musim 2021/2022 menjanjikan persaingan yang sangat menarik sejak awal musim. Tidak hanya menyajikan pertandingan yang kompetitif, tetapi juga produktivitas gol yang tinggi. Apalagi banyak klub telah mendatangkan pemain-pemain berkelas bintang pada musim panas kemarin.

Di lima liga top Eropa, setiap kompetisi rata-rata sudah memasuki pekan ke-8. Selama itu, lima klub memiliki rekor produktivitas gol bola di dunia tertinggi.

Daftar Tim Produktif di Liga Top Eropa

1. Bayern Munchen (32 gol)
Bayern Munchen menjadi klub paling produktif saat ini dengan mengoleksi 32 gol dalam 9 laga saja. Di bawah asuhan pelatih anyar, Julian Nagelsmann, Die Bavarian selalu mencetak lebih dari dua gol pada setiap laganya. Kemenangan terbesar terjadi saat mengalahkan Bochum dengan skor 7-0 di Bundesliga dan membungkam Dynamo Kiev 5-0 di Liga Champions.

Robert Lewandowski menjadi top skor klub dengan total 11 gol dari 9 laga tersebut, dengan rincian 7 di Bundesliga dan 4 gol di Liga Champions. Bayern Munchen sendiri baru saja mengalami kekalahan perdana pada pekan ke-7 Bundesliga usai ditundukkan Eintracht Frankfurt 1-2.

2. Bayer Leverkusen (26 gol)
Performa Bayer Leverkusen pada awal musim ini sangat impresif. Mereka menyamai poin Bayern Munchen di puncak klasemen. Leverkusen tidak kalah tajam dalam mencetak gol. Total mereka sudah mencetak 26 gol dari 9 laga di semua ajang. Dalam empat pertandingan di antaranya, Leverkusen bahkan selalu mencetak empat gol.

Patrick Schick menjadi bintang dengan mencetak 6 gol dari 9 laga tersebut. Bintang muda mereka, Florian Wirtz, juga tidak kalah bersinar dengan mencetak 6 gol dan 5 assist dari 8 laga. Pemain 18 tahun tersebut digadang-gadang sebagai calon bintang baru penerus Kai Havertz.

3. Paris Saint-Germain (25 gol)
Musim ini Paris Saint-Germain menjadi klub dengan lini serang paling disegani di Eropa. Bagaimana tidak, mereka memiliki trio striker terhebat Messi-Mbappe-Neymar. Meski demikian, duet trio ini belum seirama. Messi dan Neymar bahkan baru mencetak satu gol pada awal musim ini. Meski demikian, Les Parisien menjadi klub ketiga paling produktif dengan torehan 25 gol dari 11 laga di semua ajang.

Kylian Mbappe menjadi top skor klub dengan koleksi 4 gol dan 3 assist. PSG sendiri memuncaki Ligue 1 dengan 24 poin, unggul 4 angka dari runner up, RC Lens.

4. Real Madrid (24 gol)
Real Madrid menjadi klub tertajam berikutnya dengan koleksi 24 gol dari 10 laga di semua ajang. Namun, performa mereka dalam dua laga terakhirnya terbilang buruk karena mengalami kekalahan beruntun dari klub medioker, FC Sheriff dan Espanyol. Untungnya, mereka masih memuncaki La Liga dengan 17 angka meski poin mereka disamai Atletico Madrid dan Real Sociedad.

Karim Benzema menjadi bintang klub. Dia bahkan menjadi top skor di Eropa untuk sementara dengan mencetak 10 gol dan 7 assist hanya dari 10 laga.

5. AS Roma (24 gol)
Kehadiran Jose Mourinho sebagai pelatih baru AS Roma memberikan perubahan yang cukup signifikan. Tidak hanya membawa banyak pemain baru, tetapi juga gaya bermain menyerang yang lebih tajam. Dari 9 laga yang telah dijalani di semua ajang, AS Roma sudah mengoleksi 24 gol.

Catatan ini menjadikan AS Roma klub Italia tertajam saat ini. Menariknya, top skor klub hadir dari para pemain gelandang. Jordan Veretout dan Lorenzo Pellegrini sama-sama sudah mencetak empat gol.

Pertumbuhan Ekonomi Pertamina Meningkat

Pertumbuhan Ekonomi Pertamina Meningkat – Seperti yang kita ketahui bahwa Pertamina merupakan slaha satu tenpat yang biasa kita gunakan untuk mengisi bensin. Seiring dengan keberhasilan Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia,  aktivitas masyarakat terus meningkat dan kembali normal. Hal ini juga berpengaruh langsung pada peningkatan kegiatan perekonomian yang tercermin dalam laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan pertumbuhan perekonomian pada semester 1 tahun 2021 sekitar 3.1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan, pada Q3 2021, diproyeksikan pertumbuhan ekonomi di rentang 4%-5% year-on-year.

Pertumbuhan Ekonomi Pertamina Meningkat

1. Peningkatan konsumsi BBM mencapai 34 juta kilo liter
Peningkatan aktivitas masyarakat tercermin dalam peningkatan konsumsi BBM sektor retail Pertamina yang tercatat secara nasional pada kuartal 3 (Q3) tahun 2021 mencapai 34 juta kilo liter (KL), meningkat hingga 6% dibandingkan Q3 tahun 2020. Untuk BBM gasoline (bensin), ada peningkatan sekitar 4%, dan untuk gasoil (diesel), bahkan mencapai 10%.

“Bahkan untuk Solar subsidi konsumsi harian sejak September mengalami peningkatan 15% dibandingkan rerata harian di periode Januari sampai Agustus 2021. Kenaikan signifikan beritaonline terjadi di beberapa wilayah seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara serta Riau. Pertamina berkomitmen untuk memenuhinya dan paralel kami berkoordinasi dengan BPH Migas untuk penambahan kuota Solar subsidi,” jelas Irto.

2. Terus memastikan stok maupun proses penyaluran
Pertamina Patra Niaga terus memastikan stok maupun proses penyaluran (supply chain) aman berjalan dengan baik, bahkan telah dilakukan penambahan penyaluran Solar subsidi di beberapa wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi secara signifikan seperti Sumatera Barat sebesar 10%, Riau 15%, dan Sumatera Utara 3.5%.

Selain penambahan penyaluran, Pertamina juga memastikan kecukupan dan distribusi Solar subsidi, mengoptimalkan produksi kilang, serta melakukan monitoring penyaluran agar tepat sasaran antara lain dengan sistem digitalisasi dan pemantauan secara real time melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC). Dalam proses penyalurannya-pun, Pertamina Patra Niaga juga mematuhi regulasi dan ketetapan pemerintah yang berlaku.

”Saat ini Pertamina Patra Niaga terus melakukan penghitungan proyeksi kebutuhan Solar Subsidi dan memastikan suplai yang kami lakukan dapat memenuhi peningkatan demand yang terjadi. Adapun untuk stok dan penyaluran BBM non subsidi seperti Dexlite, Pertamina Dex, Pertamax, dan Pertalite, Pertamina pastikan dalam kondisi aman, masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Irto.

3. Salurkan Solar Subsidi dengan tepat sasaran sesuai dengan Peraturan Presiden
Selain berkoordinasi dengan pihak terkait, Irto mengatakan bahwa Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menyalurkan Solar Subsidi dengan tepat sasaran sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) 191/2014. Menurutnya, jika lembaga penyalur atau SPBU terindikasi dan terbukti terjadi penyelewengan Pertamina tidak segan memberikan sanksi tegas.

“Hingga Oktober, terdapat 91 SPBU yang tersebar di seluruh Indonesia yang telah diberikan sanksi berupa penghentian suplai atau penutupan sementara, maupun sanksi seperti penggantian selisih harga jual Solar Subsidi akibat melakukan penyaluran yang tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku. Penyelewengan yang dilakukan misalkan adalah transaksi yang tidak wajar, pengisian jeriken tanpa surat rekomendasi, dan pengisian ke kendaraan modifikasi,” terang Irto.

Pertamina Patra Niaga juga menghimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan ke aparat jika menemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan. Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi intens dengan aparat untuk kembali menindak tegas penyimpangan penyaluran Solar yang tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Daftar Pemain Liga Italia Tertinggi

Daftar Pemain Liga Italia Tertinggi – Menjadi seorang pemain sepak bola terkenal bahkan sampai di kenal dunia pastinya segala apapun yang dilakukan akan menjadi sebuah sorotan negara yang melihatnya. Di Liga Italia musim ini, terdapat beberapa bek dengan postur ideal yang digadang-gadang mampu tampil impresif bersama klubnya. Beberapa bek tersebut mempunyai tinggi hampir 2 meter, yang tentunya akan menjadi tantangan bagi para striker top Seria A musim ini. Berikut daftar bek terbaik di Liga Italia dengan tinggi badan yang mumpuni.

Daftar Pemain Liga Italia Tertinggi

1. Chris Smalling (1,94)
Chris Smalling merupakan pesepakbola asal Inggris yang kini bermain untuk AS Roma. Sejak kepindahannya dari Manchester United pada 2019 silam, Smalling selalu menjadi andalan di lini pertahanan klub berjuluk Serigala Ibukota tersebut.

Memiliki tinggi 1,94 cm, Smalling menjadi bek tertinggi di Seria A musim ini. Pemain 31 tahun tersebut kini total sudah mencacatkan 46 penampilan dan mencetak 3 gol bagi I Giallorossi.

2. Simon Kjaer (1,91 cm)
Aksi heroik Simon Kjaer menolong rekan setimnya di Timnas Denmark, Christian Eriksen di Piala Eropa 2020 mungkin akan menjadi yang paling diingat para pecinta sepakbola. Namun perlu kamu ketahui, Kjaer merupakan salah satu bek tertangguh milik AC Milan yang akan tetap menempati posisinya pada Serie A musim ini.

Memiliki Postur ideal dengan tinggi 19,1 cm Kjaer merupakan sosok pemimpin bagi lini pertahanan I  Rossoneri. Terbukti mantan pemain Fenerbahce tersebut berhasil membuat 58 penampilan bersama AC milan dan mendapat jabatan baru sebagai kapten bersama tim yang menjadi runner-up Liga Italia musim lalu.

3. Berat Djimsiti (1,91 cm)
Pemain Tim Nasional Albania, Berat Djimsiti merupakan salah satu bek tertinggi di seria A musim ini. Memiliki tinggi 1,91 cm, pemain 28 tahun tersebut bisa dikatakan meeupakan bek serba bisa karena selain bermain di posisi bek tengah, dirinya juga biasa di tempatkan di sisi kiri maupun kanan pertahan Atalanta.

Pemain kelahiran Zurich, Swiss tersebut kini sudah bermain di 119 pertandingan bersama Atlanta dengan torehan 6 golnya, membuat posisinya di Atalanta tidak tergantikan.

Baca Juga : Daftar Pemain yang Gagal di Real Madrid

4. Leonardo Bonucci (1,90 cm)
Italia baru saja meraih gelar juara Piala Eropa 2020, hal itu tidak lepas dari peran seorang Leonardo Bonucci, bek syarat pengalaman milik Juventus teesebut menjadi tembok kokoh yang sangat sulit dilewati Striker lawan.

Bonucci memiliki tinggi 1,90 cm yang membuat sering berhasil memenangkan duel udara dengan pemain lawan. Bonucci menjadi bek tak tergantikan Bianconeri dengan catatan 400 lebih penampilannya setelah sempat hengkang ke AC Milan selama semusim pada 2017/18 lalu.

5. Alessandro Bastoni (1,90 cm)
Bek muda milik Inter Milan, Alessandro Bastoni memiliki tinggi 1,90 cm yang membuatnya sangat sulit untuk dilewati para penyerang lawan. Bek 22 tahun tersebut terbukti sukses dengan berhasil membawa Inter Milan meraih gelar Serie A musim lalu.

Mantan pemain Atalanta dan Parma tersebut berhasil mencatatkan 74 penampilan serta mencetak 2 gol dan 5 assist selama berseragam Nerazzurri.

Daftar Pemain yang Gagal di Real Madrid

Daftar Pemain yang Gagal di Real Madrid – Menjadi seorang pemain sepakbola dan masuk kedalam tim yang sudah lama terkenal pasti akan ada rasa takut. Sama seperti beberapa pemain di bawah ini yang ternyata gagal saat menjadi bagian Real Madrid

1. Nuri Sahin
Saat bermain bersama Borussia Dortmund, Nuri Sahin merupakan talenta yang sangat menjanjikan. Dia dikenal sebagai gelandang yang lincah dan cermat dalam membangun serangan. Tak heran jika Real Madrid berani mengeluarkan dana sebesar 10 juta euro atau setara 168 miliar rupiah.

Sayangnya, pada musim pertamanya, dia gagal menunjukkan performa terbaik akibat kesulitan menyesuaikan diri dengan sepak bola Spanyol. Alhasil, dia dipinjamkan ke 2 klub yang berbeda setelah musim pertamanya, yaitu Liverpool dan Borussia Dortmund. Saat ini dia merupakan pemain klub asal Turki, Antalyaspor.

Daftar Pemain yang Gagal di Real Madrid

2. Ricardo Kaka
Berstatus sebagai peraih Ballon d’Or, Real Madrid memboyong Ricardo Kaka dengan harga yang sangat mahal, yaitu 67 juta euro atau sekitar 1,13 triliun rupiah. Pemain asal Brasil itu dipercaya sebagai daya gedor dalam membangun serangan di lini tengah Real Madrid. Sayangnya, pemain yang dibeli dari AC Milan itu tampak kehilangan daya magisnya di lini tengah Real Madrid.

Tak kunjung tampil gemilang, Real Madrid melepas Kaka ke AC Milan dengan status bebas transfer. Pastinya hal tersebut merupakan kerugian tersendiri bagi Real Madrid yang telah membelinya dengan harga yang mahal. Kaka memutuskan untuk pensiun pada tahun 2017 di klub Orlando City SC.

Baca Juga : Pemain Liga Inggris yang Bisa Jadi Pelatih Dunia

3. Antonio Cassano
Pada tahun 2006, Real Madrid memboyong pemain asal Italia, Antonio Cassano. Bermain bagus di AS Roma di Serie A, Cassano diharapkan dapat menjadi lumbung gol di LaLiga. Namun, musim pertamanya tak berjalan dengan lancar karena dia kesulitan untuk mencetak banyak gol.

Alhasil, dia dipinjamkan ke Sampdoria pada tahun 2007 sebelum akhirnya dipermanenkan pada musim berikutnya. Cassano sendiri sempat menemukan ketajamannya kembali saat membela AC Milan pada musim 2011/2022. Dia memutuskan pensiun dari dunia sepak bola pada tahun 2018 walau saat itu dia berstatus free agent.

4. Klaas-Jan Huntelaar
Tampil meyakinkan bersama Ajax pada tahun 2006 hingga 2009, Real Madrid tertarik untuk memboyong Klaas Jan Huntelaar. Pada bursa transfer musim dingin, Real Madrid membeli Klaas-Jan Huntelaar dengan harga 27 juta euro atau sekitar 456 miliar rupiah. Baru membela Real Madrid selama setengah musim, Huntelaar malah dijual ke AC Milan dengan harga hampir setengah saat dibeli dari Ajax.

Huntelaar dibeli AC Milan dengan harga 15 juta euro atau setara 253 miliar rupiah. Pada saat itu Real Madrid baru ganti pelatih dari Juande Ramos ke Manuel Pellegrini. Huntelaar sendiri tak masuk rencana Manuel Pellegrini pada waktu itu.

1 2 3 30