Pertumbuhan Ekonomi Pertamina Meningkat

Pertumbuhan Ekonomi Pertamina Meningkat – Seperti yang kita ketahui bahwa Pertamina merupakan slaha satu tenpat yang biasa kita gunakan untuk mengisi bensin. Seiring dengan keberhasilan Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia,  aktivitas masyarakat terus meningkat dan kembali normal. Hal ini juga berpengaruh langsung pada peningkatan kegiatan perekonomian yang tercermin dalam laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan pertumbuhan perekonomian pada semester 1 tahun 2021 sekitar 3.1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan, pada Q3 2021, diproyeksikan pertumbuhan ekonomi di rentang 4%-5% year-on-year.

Pertumbuhan Ekonomi Pertamina Meningkat

1. Peningkatan konsumsi BBM mencapai 34 juta kilo liter
Peningkatan aktivitas masyarakat tercermin dalam peningkatan konsumsi BBM sektor retail Pertamina yang tercatat secara nasional pada kuartal 3 (Q3) tahun 2021 mencapai 34 juta kilo liter (KL), meningkat hingga 6% dibandingkan Q3 tahun 2020. Untuk BBM gasoline (bensin), ada peningkatan sekitar 4%, dan untuk gasoil (diesel), bahkan mencapai 10%.

“Bahkan untuk Solar subsidi konsumsi harian sejak September mengalami peningkatan 15% dibandingkan rerata harian di periode Januari sampai Agustus 2021. Kenaikan signifikan beritaonline terjadi di beberapa wilayah seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara serta Riau. Pertamina berkomitmen untuk memenuhinya dan paralel kami berkoordinasi dengan BPH Migas untuk penambahan kuota Solar subsidi,” jelas Irto.

2. Terus memastikan stok maupun proses penyaluran
Pertamina Patra Niaga terus memastikan stok maupun proses penyaluran (supply chain) aman berjalan dengan baik, bahkan telah dilakukan penambahan penyaluran Solar subsidi di beberapa wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi secara signifikan seperti Sumatera Barat sebesar 10%, Riau 15%, dan Sumatera Utara 3.5%.

Selain penambahan penyaluran, Pertamina juga memastikan kecukupan dan distribusi Solar subsidi, mengoptimalkan produksi kilang, serta melakukan monitoring penyaluran agar tepat sasaran antara lain dengan sistem digitalisasi dan pemantauan secara real time melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC). Dalam proses penyalurannya-pun, Pertamina Patra Niaga juga mematuhi regulasi dan ketetapan pemerintah yang berlaku.

”Saat ini Pertamina Patra Niaga terus melakukan penghitungan proyeksi kebutuhan Solar Subsidi dan memastikan suplai yang kami lakukan dapat memenuhi peningkatan demand yang terjadi. Adapun untuk stok dan penyaluran BBM non subsidi seperti Dexlite, Pertamina Dex, Pertamax, dan Pertalite, Pertamina pastikan dalam kondisi aman, masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Irto.

3. Salurkan Solar Subsidi dengan tepat sasaran sesuai dengan Peraturan Presiden
Selain berkoordinasi dengan pihak terkait, Irto mengatakan bahwa Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menyalurkan Solar Subsidi dengan tepat sasaran sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) 191/2014. Menurutnya, jika lembaga penyalur atau SPBU terindikasi dan terbukti terjadi penyelewengan Pertamina tidak segan memberikan sanksi tegas.

“Hingga Oktober, terdapat 91 SPBU yang tersebar di seluruh Indonesia yang telah diberikan sanksi berupa penghentian suplai atau penutupan sementara, maupun sanksi seperti penggantian selisih harga jual Solar Subsidi akibat melakukan penyaluran yang tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku. Penyelewengan yang dilakukan misalkan adalah transaksi yang tidak wajar, pengisian jeriken tanpa surat rekomendasi, dan pengisian ke kendaraan modifikasi,” terang Irto.

Pertamina Patra Niaga juga menghimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan ke aparat jika menemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan. Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi intens dengan aparat untuk kembali menindak tegas penyimpangan penyaluran Solar yang tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Daftar Pemain Liga Italia Tertinggi

Daftar Pemain Liga Italia Tertinggi – Menjadi seorang pemain sepak bola terkenal bahkan sampai di kenal dunia pastinya segala apapun yang dilakukan akan menjadi sebuah sorotan negara yang melihatnya. Di Liga Italia musim ini, terdapat beberapa bek dengan postur ideal yang digadang-gadang mampu tampil impresif bersama klubnya. Beberapa bek tersebut mempunyai tinggi hampir 2 meter, yang tentunya akan menjadi tantangan bagi para striker top Seria A musim ini. Berikut daftar bek terbaik di Liga Italia dengan tinggi badan yang mumpuni.

Daftar Pemain Liga Italia Tertinggi

1. Chris Smalling (1,94)
Chris Smalling merupakan pesepakbola asal Inggris yang kini bermain untuk AS Roma. Sejak kepindahannya dari Manchester United pada 2019 silam, Smalling selalu menjadi andalan di lini pertahanan klub berjuluk Serigala Ibukota tersebut.

Memiliki tinggi 1,94 cm, Smalling menjadi bek tertinggi di Seria A musim ini. Pemain 31 tahun tersebut kini total sudah mencacatkan 46 penampilan dan mencetak 3 gol bagi I Giallorossi.

2. Simon Kjaer (1,91 cm)
Aksi heroik Simon Kjaer menolong rekan setimnya di Timnas Denmark, Christian Eriksen di Piala Eropa 2020 mungkin akan menjadi yang paling diingat para pecinta sepakbola. Namun perlu kamu ketahui, Kjaer merupakan salah satu bek tertangguh milik AC Milan yang akan tetap menempati posisinya pada Serie A musim ini.

Memiliki Postur ideal dengan tinggi 19,1 cm Kjaer merupakan sosok pemimpin bagi lini pertahanan I  Rossoneri. Terbukti mantan pemain Fenerbahce tersebut berhasil membuat 58 penampilan bersama AC milan dan mendapat jabatan baru sebagai kapten bersama tim yang menjadi runner-up Liga Italia musim lalu.

3. Berat Djimsiti (1,91 cm)
Pemain Tim Nasional Albania, Berat Djimsiti merupakan salah satu bek tertinggi di seria A musim ini. Memiliki tinggi 1,91 cm, pemain 28 tahun tersebut bisa dikatakan meeupakan bek serba bisa karena selain bermain di posisi bek tengah, dirinya juga biasa di tempatkan di sisi kiri maupun kanan pertahan Atalanta.

Pemain kelahiran Zurich, Swiss tersebut kini sudah bermain di 119 pertandingan bersama Atlanta dengan torehan 6 golnya, membuat posisinya di Atalanta tidak tergantikan.

Baca Juga : Daftar Pemain yang Gagal di Real Madrid

4. Leonardo Bonucci (1,90 cm)
Italia baru saja meraih gelar juara Piala Eropa 2020, hal itu tidak lepas dari peran seorang Leonardo Bonucci, bek syarat pengalaman milik Juventus teesebut menjadi tembok kokoh yang sangat sulit dilewati Striker lawan.

Bonucci memiliki tinggi 1,90 cm yang membuat sering berhasil memenangkan duel udara dengan pemain lawan. Bonucci menjadi bek tak tergantikan Bianconeri dengan catatan 400 lebih penampilannya setelah sempat hengkang ke AC Milan selama semusim pada 2017/18 lalu.

5. Alessandro Bastoni (1,90 cm)
Bek muda milik Inter Milan, Alessandro Bastoni memiliki tinggi 1,90 cm yang membuatnya sangat sulit untuk dilewati para penyerang lawan. Bek 22 tahun tersebut terbukti sukses dengan berhasil membawa Inter Milan meraih gelar Serie A musim lalu.

Mantan pemain Atalanta dan Parma tersebut berhasil mencatatkan 74 penampilan serta mencetak 2 gol dan 5 assist selama berseragam Nerazzurri.