Barcelona Butuh Support System Neymar

Barcelona Butuh Support System Neymar

legenda-sepakbola.web.id Pada kesempatan kali ini kammi akan memberikan informasi berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Barcelona Butuh Support System Neymar. Dari sumber yang terpercaya dan pencarian yang kami telusuri,berikut ini beberapa artikel yang mengulas dan membahas mengenai Barcelona Butuh Support System Neymar

Neymar meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) menjelang musim 2017-18. Namun, bintang asal Brasil itu secara konsisten dikaitkan dengan kepindahan ke Barcelona.

Meski rumor tersebut kembali berembus kencang menjelang musim 2019-20, Neymar tetap bertahan di PSG. Ia telah mencetak 18 gol dalam 22 penampilan di semua kompetisi musim ini.Akan tetapi, Neymar sekali lagi dikabarkan akan kembali bergabung dengan Barcelona. Padahal ketika ia meninggalkan Camp Nou, ia ingin lepas dari bayang-bayang megabintang Barcelona, Lionel Messi.Tapi, legenda sepak bola Brasil, Mazinho percaya Neymar sudah siap untuk kembali ke Barcelona. Dia menilai pemain berusia 28 tahun itu akan mampu menggantikan Messi sebagai jimat Barcelona

“Barcelona akan senang jika dia bisa kembali besok,” kata pemenang Piala Dunia 1994 bersama Timnas Brasil tersebut kepada Radio Marca, baru-baru ini.”Dia adalah pengganti alami Messi. Tidak ada yang lain untuk menggantikan Messi.”Jebolan akademi Barcelona, Keita Balde, sepakat dengan Mazinho. Menurutnya, Barcelona tak perlu ragu untuk merekrut Neymar.

Ia percaya pemain asal Brasil itu masih punya kemampuan besar untuk meningkatkan kemampuan tim.”Neymar tidak punya saingan saat memegang bola. Dia bisa bermain untuk tim manapun di seluruh dunia,” ujar Balde seperti dilansir Evening Standard.

“Jika saya Presiden Barcelona maka Neymar akan saya rekrut besok,” kata Balde menambahkan.Barcelona telah dikaitkan dengan striker Inter Milan Lautaro Martinez dan bintang Paris Saint-Germain Neymar dalam beberapa bulan terakhir. Namun, masih harus dilihat apakah raksasa Spanyol itu punya dana yang dibutuhkan untuk kesepakatan ganda menjelang kompetisi 2020-21.

Menurut Mundo Deportivo, Kamis (9/4/2020), Barcelona saat ini mengutamakan Martinez daripada Neymar. Sebab, klub Catalan itu percaya akan lebih mudah untuk menandatangkan penyerang asal Argentina tersebut.Laporan media Spanyol tersebut mengklaim jika Barcelona membeli Martinez, hanya akan menelan biaya kurang dari setengah harga Neymar. Selain itu, gaji pemain berusia 22 tahun itu juga lebih rendah daripada paket gaji pemain Timnas Brasil tersebut.

Baca Juga : Rio Ferdinand Legenda MU Dihujat Fans Liverpool

Martinez diprediksi berada dalam angka 97 juta pound atau sekitar Rp 1,9 triliun pada musim panas ini karena klausul dalam kontraknya di Giuseppe Meazza.Inter Milan masih berusaha mempertahankan Lautaro Martinez. Caranya dengan menawarkan gaji baru sebesar 4 juta euro atau sekitar Rp 70,9 miliar per musim.

Namun, Barcelona menggoda Martinez dengan gaji dua kali lipat lebih besar dari yang ditawarkan Inter, yakni 8 juta euro per musim. Angka tersebut masih jauh lebih kecil dibandingkan gaji Neymar yang mencapai 36 juta euro per musim.

Bukan hanya Barcelona yang memburu tanda tangan Lautaro Martinez. Dua klub Inggris, Chelsea dan Manchester City juga tertarik mendapatkan jasanya.Mengutip dari Sport, Chelsea dan Manchester City punya tawaran yang lebih menarik. Kedua klub asal Inggris itu bakal memberikan gaji yang lebih besar andai bersedia pindah klub.Chelsea dan Manchester City siap membayar 10 juta euro per musim untuk Lautaro Martinez. Jumlah tersebut jelas lebih besar dari yang ditawarkan Barcelona.

Bintang Bintang Real Madrid Selama Musim Corona

Bintang Bintang Real Madrid Selama Musim Corona

legenda-sepakbola.web.id Pada kesempatan kali ini kammi akan memberikan informasi berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Bintang Bintang Real Madrid Selama Musim Corona. Dari sumber yang terpercaya dan pencarian yang kami telusuri,berikut ini beberapa artikel yang mengulas dan membahas mengenai Bintang Bintang Real Madrid Selama Musim Corona

Setelah musim 2018-2019 loyo dan mengecewakan, Real Madrid berbelanja pemain besar-besar di bursa transfer musim panas tahun lalau. Tim asuhan Zinedine Zidane itu membeli Eden Hazard, Luka Jovic, Eder Milito, Rodrygo, dan Ferland Mendy.Beberapa rekrutan baru Real Madrid itu telah membuat kesan positif di musim debut. Sementara yang lain masih perlu menyesuaikan diri dengan kehidupan di Spanyol.Real Madrid mengawali musim dengan cukup kesulitan. Namun, perlahan, mereka menemukan jati diri dan ritme permainan, yang membuahkan kesuksesan memenangi Piala Super Spanyol pada Januari 2020.

Selain itu, Real Madrid juga kembali terlibat persaingan ketat dengan Barcelona dalam merebutkan posisi puncak klasemen La Liga. Kini, El Real menduduki peringkat kedua dengan selisih dua poin dari Tim catalan yang ada di posisi pertama.Lantas siapa saja pemain Real Madrid yang tampil menonjol musim ini? Berikut tiga pemain yang tampil menonjol musim ini dilansir dari Sportskeeda, Kamis (9/4/2020).

1. Federico Valverde
Federico Valverde memiliki performa yang menawan musim ini bersama Real Madrid. Ia tampil sebagai pemain utama dalam 22 pertandingan La Liga.Pemain berusia 21 tahun itu juga telah mencetak dua gol dan empat assist di La Liga. Kegemilangan Valverde juga membuat minat Madrid kepada Paul Pogba mulai berkurang.

2. Casemiro
Casemiro merupakan bos lini tengah Real Madrid musim ini. Pemain berpaspor Brasil ini telah tampil sebanyak 25 laga di La Liga.Casemiro berhasil bersinergi dengan Toni Kross dan Valverde untuk memberikan kestabilan di lini tengah. Ia telah mencetak tiga gol dan dua assist musim ini.

3. Thibaut Courtois
Thibaut Courtois mulai menemukan sentuhan tangan emas yang musim lalu hilang. Ia telah membuat 12 clean sheet sejauh ini.

Kiper berpaspor Belgia itu juga berhasil menbuat 47 penyelamatan dan hanya kebobolan 16 gol saja di La Liga.
Bursa transfer musim panas mendatang mungkin bakal berubah, tapi sepertinya agen super Mino Raiola akan tetap berada di pusa transer-transfer elite. Dia membawahi banyak pemain top.

Klien Raiola bukan sembarang. Dia menjalin banyak kerja sama dengan klub-klub top, satu di antaranya Real Madrid. Ketika Madrid butuh pemain top, mereka bisa menelepon Raiola.”Hubungan saya dengan Real Madrid sangat bagus dan saya ingin terus menjaga itu. Saya berharap suatu hari saya bisa membawa pemain top ke Real Madrid. Saat ini, saya punya Areola, tapi hanya peminjaman,” ujar Raiola kepada Marca.”Saya ingin membawa pemain top ke sana dan saya akan mencoba melakukannya musim panas ini. Bakal jadi momen membanggakan bagi saya dan pemain-pemain saya, sebab Real Madrid merupakan klub hebat.”Pesan Raiola itu jelas diterima dengan baik oleh petinggi Los Blancos. Mereka yakin bisa mendatangkan pemain top pada bursa transfer mendatang, meski sulit karena krisis finansial akibat pandemi virus corona.Di antara sejumlah pemain yang ditangani Raiola, ada beberapa pemain yang mencuri perhatian Real Madrid dan mulai sering digosipkan beberapa bulan terakhir. Siapa saja mereka?

Baca Juga : Legenda Liverpool Luis Alberto

Erling Haaland
Erling Halaand bisa jadi satu di antara target transfer teratas Real Madrid pada musim panas mendatang. Haaland belum lama ini memercayakan kariernya di tangan Raiola.Los Blancos sudah beberapa bulan terakhir mengikuti perkembangan striker 19 tahun ini. Namun, mereka ragu apakah Haaland bisa main di level top secara konsisten. Real Madrid masih menunggu perkembangan Haaland di Dortmund.Kebutuhan akan striker no. 9 lainnya di skuat Zinedine Zidane terus meningkat. Sebenarnya Real Madrid sudah mendatangkan Luka Jovic, yang sejauh ini masih belum memenuhi harapan.

Paul Pogba
Raiola sudah terlibat diskusi dengan Real Madrid musim panas lalu usai Zidane secara khusus meminta Paul Pogba.Namun, kegagalan melepas Gareth Bale dan James Rodriguez membuat Real Madrid kesulitan mengumpulkan uang untuk transer Pogba.Sekarang situasinya berbeda. Harga jual Pogba menurun karena kontraknya yang bakal kedaluwarsa pada tahun 2021 mendatang.MU pun mungkin harus terpaksa menjual Pogba jika tidak ingin memiliki pemain yang sudah tidak sepenuh hati membela Setan Merah.

Matthijs de Ligt
Nama ketiga yang sering didiskusikan di Santiago Bernabeu adalah Matthijs de Ligt, yang belum benar-benar menyesuaikan diri di Juventus. Dia punya potensi jadi salah satu bek terbaik di dunia pada masa mendatang.De Ligt jelas berbakat, tapi Juventus sepertinya tidak bisa lama menunggu perkembangannya. Juve juga bakal menghadapi masalah serius usai virus corona ini mereda, penjualan De Ligt bakal meringankan beban finansial mereka.Dewasa ini, beredar rumor bahwa De Ligt telah meminta Juve untuk melepasnya ke Real Madrid. Belum ada pernyataan resmi apa pun, tapi kemungkinan itu ada.

Pemain Legenda Yang Pernah Bermain Di Barca dan R.Madrid

Pemain Legenda Yang Pernah Bermain Di Barca dan R.Madrid

Legenda-sepakbola.web.id – Rivalitas Barcelona dan Real Madrid bisa dibilang sebagai persaingan terpanas di dunia sepak bola. Pertandingan El Classico, mempertemukan Barcelona dan Real Madrid menjadi laga terpanas yang dinantikan oleh seluruh pecinta sepak bola di seluruh dunia.

Tensi persaingan antara Barcelona dan Real Madrid juga senantiasa terjaga. Karena kedua tim tak pernah sepi prestasi dari tahun ke tahun.

Panasnya rivalitas Barcelona dan Real Madrid turut disadari oleh para pemain di kedua klub. Maka dari itu, haram hukumnya untuk pemain Barcelona mendukung Real Madrid. Begitupun sebaliknya. Gengsi antara kedua klub begitu tinggi, membuat El Clasico senantiasa dinanti.

Namun ternyata masih ada pemain-pemain yang berani melanggar batas ini. Mereka rela menyeberang dari Barcelona ke Real Madrid maupun sebaliknya. Cap sebagai pengkhianat tak mereka hiraukan. Berikut lima pemain top yang pernah membela Barcelona dan Real Madrid sekaligus.

1. Samuel Eto’o
Samuel Eto’o merupakan salah satu striker tertajam yang dimiliki oleh Barcelona. Dikutip dari Transfermarkt.com , Eto’o telah mencetak 130 sepanjang kariernya bersama Barcelona.

Namun Eto’o ternyata pernah bergabung dengan Real Madrid di awal kariernya. Ia hanya tampil sebanyak tujuh kali bersama klub ibu kota Spanyol tersebut dan belum mencetak gol sama sekali.

2. Ronaldo Luis Nazario de Lima
Ronaldo Nazario yang kerap dijuluki sebagai Il Fenomeno pernah berseragam Barcelona meski hanya semusim. Ia justru lebih lama berada di Real Madrid.

Ronaldo membela klub berjuluk Los Blancos tersebut selama 2002-2007. Bersama Real Madrid, Ronaldo mampu memenangi gelar Ballon d’Or keduanya pada tahun 2002.

3. Luis Figo
Luis Figo menjadi pemain paling kontroversial yang pernah menyeberang dari Barcelona ke Real Madrid. Ia pernah dilempari kepala babi oleh pendukung Barcelona pada laga El Clasico.

Hal ini karena Luis Figo telah lima tahun membela Barcelona dari 1995 hingga 2000. Namun ia justru memutuskan pindah ke rival terberat Barcelona tersebut pada tahun 2000.

Bersama Real Madrid, Figo mampu meraih trofi prestisius seperti Liga Champions dan Ballon d’Or yang sebelumnya tak ia menangi kala berseragam Barcelona.

Baca Juga : Pemain Legenda yang Tak Pernah Bermain di Piala Dunia

4. Luis Enrique
Luis Enrique sangat kental berhubungan dengan Barcelona. Selain menjadi salah satu pemain legendaris, Luis Enrique juga sempat melatih Barcelona pada 2014-2017.

Namun sebelum menahbiskan dirinya sebagai legenda Barcelona, ia ternyata sempat berseragam Real Madrid dari 1991-1996.

5. Michael Laudrup
Michael Laudrup merupakan satu pemain Denmark paling legendaris sepanjang masa. Ia tercatat pernah berseragam Barcelona selama lima tahun dari 1989 hingga 1994.

Seperti Luis Figo, ia juga menyeberang langsung dari Barcelona ke Real Madrid. Laudrup menghabiskan dua musim bersama Real Madrid dari 1994 hingga 1996.

Pemain Paling Berpengaruh dalam Sejarah Barcelona

Pemain Paling Berpengaruh dalam Sejarah Barcelona

Legenda-sepakbola.web.id – Siapa yang tak mengenal salah satu klub paling populer dan berprestasi di dunia yang berasal dari Catalonia ini? Ya, Barcelona adalah salah satu klub terbaik abad ini dengan strategi permainan tiki takanya.

Disinilah tempat para pemain hebat dunia lahir dan salah satunya adalah Lionel Messi yang merupakan pemain paling fenomenal. Klub yang didirikan pada tahun 1899 ini merupakan klub paling berharga di urutan ke-4 pada tahun 2017.

Mereka jugalah pemegang gelar 24 trofi La Liga, 5 UEFA Champions League, 29 Copa Del Rey, 3 trofi FIFA Club World Cup dan masih banyak lagi. Kejayaan mereka tentunya tak lepas dari peran pemain-pemainnya yang telah mendedikasikan kariernya dengan bermain sangat hebat. Sehingga dianggap merupakan pemain yang paling berpengaruh dalam sejarah klub, siapa sajakah mereka? Berikut dibawah ini akan kami bahas mengenai pemain yang berpengaruh dalam sejarah barcelona :

1. Pep Guardiola
Ketika mendengar nama Pep Guardiola, setiap pecinta sepak bola pasti tahu jika dia merupakan pelatih terhebat saat ini. D ibawah pimpinannya Manchester City saat ini belum terkalahkan sekalipun.

Namun hal tersebut hanyalah salah satu dari kisah sukses dari karier kepelatihannya. Sebelumnya dia bahkan mampu memberikan gelar yang sangat banyak untuk Barcelona.

Pep mampu memberikan 14 gelar bagi Barca dalam masa baktinya selama 4 tahun di klub Catalonia tersebut, termasuk dua gelar Liga Champions. Tak cukup itu, semasa menjadi pemain untuk Barcelona juga dia mampu memberikan 6 gelar La Liga, 2 Copa Del Rey dan 1 gelar European cup.

Pep merupakan orang yang paling berpengaruh bagi klub ini, dialah yang menyempurnakan strategi tiki taka Barcelona dan hingga saat ini merupakan pelatih tersukses yang pernah menangani Barcelona dengan 14 gelarnya tersebut.

2. Xavi Hernandez
Barcelona merupakan salah satu klub yang memiliki akademi terbaik di dunia, yaitu La Masia. Dari akademi ini muncul talenta-talenta yang sangat luar biasa dan salah satunya adalah legenda mereka, Xavi Hernandez.

Pemain yang satu ini memulai debutnya bersama Barca di usia yang terhitung masih sangat muda yaitu 18 tahun. Xavi sendiri telah membela Barcelona selama 17 tahun dan telah bermain dalam 767 laga yang menjadikannya pemain paling banyak tampil bersama Barca.

Dalam 17 tahun karirnya tersebut dia telah membantu Barcelona meraih 31 gelar. Dia merupakan role model bagi setiap pemain Barcelona, memiliki skill tinggi, pernah meraih gelar Piala Dunia bersama timnas Spanyol dan sukses bersama Barcelona.

Dia juga merupakan jantung permainan Barca dalam strategi tiki takanya. Namun pada tahun 2015 dia hengkang menuju klub Arab Saudi, Al Sadd dan masih aktif sebagai pemain hingga saat ini.

3. Lionel Messi
Tak lengkap rasanya jika berbicara Barcelona tanpa Lionell Messi. Dialah salah satu pemain paling fenomenal abad ini.

Bersama Barcelona dia telah mencetak 364 gol di Liga Spanyol yang menjadikannya top skorer sepanjang masa La Liga saat ini. Tak cukup itu saja, dia juga berjasa dalam memberikan 29 trofi untuk Barca selama kariernya tersebut.

Termasuk 4 gelar liga Champions dan 8 gelar La Liga. Luar biasa bukan? Dialah generasi emas dari sejarah sepak bola Barcelona.

Skill-nya bisa dibilang sangat luar biasa dalam mengocek bola diibaratkan seperti alien karena saking hebatnya. Selain itu pula, dia telah mendapatkan 5 kali gelar pemain terbaik Ballon d’Or.

Saat ini Messi masih berusia 29 tahun sehingga masih banyak lagi pencapaian dan rekor yang masih bisa dia berikan untuk Barcelona. Prestasinya tersebut memang layak menjadikannya menjadi salah satu pemain yang paling berpengaruh dalam sejarah Bacelona.

Baca Juga : Striker Legendaris Liga Serie A Italia

4. László Kubala
Bagi para pecinta sepak bola umumnya nama László Kubala pastilah terdengar asing. Namun bagi fans sejati Barcelona pastilah mengenal nama tersebut. Dia merupakan legenda Barca yang bersinar di tahun 50-an.

Dia merupakan pemain Barca yang berasal dari Hungaria dan mampu mencetak 194 gol dalam 256 penampilannya bersama klub asal Catalonia tersebut. Dia mampu memberikan 5 gelar La Liga untuk Barcelona dan uniknya adalah dia pernah membela 3 timnas sekaligus dalam kariernya termasuk membela timnas Spanyol.

Lebih hebat lagi adalah dialah alasan Barcelona dalam membangun stadion Nou Camp. Barcelona sendiri memberikan apresiasi kepada legendanya tersebut dengan membuatkan patung Kubala yang tersimpan diluar stadion Nou Camp.

5. Johan Cruyff
Siapa lagi jika bukan Johan Cruyff yang menjadi orang paling berpengaruh dalam sejarah klub Barcelona. Kontribusi terbesarnya dia berikan saat menjadi manager klub tersebut.

Dia mampu merubah filosofi bermain Barcelona dan merupakan orang yang berjasa dalam pembentukan akademi La Masia. Dari akademi inilah lahir bintang-bintang semacam Xavi, Iniesta, Messi bahkan Fabregas yang menjadi pemain-pemain hebat dunia.

Dibawah kepemimpinanya dia menerapkan mental juara bagi klub tersebut. Selama kepemimpinannya yang hampir 8 tahun sebagai pelatih, dia mampu memberikan 4 gelar La Liga dan trofi pertama Liga Champions.

Cruyff juga pernah menjadi pemain Barcelona sebelumnya selama 5 tahun saat pertama kali bergabung pada tahun 1973 dengan harga 6 juta guilders (mata uang Belanda). Harga tersebut menjadikan Cruyff sebagai rekor transfer termahal dunia kala itu.

Hristo Stoichkov Si Pistol Barcelona dari Bulgaria

Hristo Stoichkov Si Pistol Barcelona dari Bulgaria

Legenda-sepakbola.web.id – Hristo Stoichkov, Siapa yang tak mengenal nama pemain legendaris sepak bola dunia yang terkenal di era 1990-an ini. Maklum, nama dia muncul dari sebuah negara yang jarang melahirkan bakat-bakat istimewa yaitu Bulgaria.

Namun kala itu, Bulgaria jadi disegani gara-gara Stoichkov. Bulgaria pun sempat menembus semifinal Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat tapi kalah 0-4 dari Swedia.

Bersama Emil Kostadinov, Yordan Lechkov dan Krasimir Balakov, Hristo Stoichkov membentuk generasi emas Bulgaria. Setelah mereka semua pensiun dari sepak bola, Bulgaria tak lagi bersinar di kancah sepak bola Eropa maupun Piala Dunia. Bakat-bakat istimewa dari negara Eropa Timur itu pun sulit lagi ditemukan saat ini.

Stoickhov memulai karier dari klub kecil, Hebros pada 1983 dan 1984. Dia lalu mulai gabung klub besar di Bulgaria, CSKA Sovia sejak 1984 hingga 1990.

Penampilannya yang menonjol membuat Barcelona tertarik untuk merekrut pada 1990. Namun bukan prestasi yang diperlihatkannya, Stoichkov malah dihukum larangan bermain selama dua bulan pertama. Itu gara-gara menginjak kaki wasit.

Sejak itu, dia pun dikenal sebagai pemain yang temperamental. Untunglah, Stoichkov punya bakat yang istimewa sehingga bisa menutupi sifatnya yang kerap berapi-api saat berada di lapangan.

Dia mencetak 118 gol selama 7 musim di Barcelona. Dia juga menjadi fondasi bagi Johan Cruyff yang sukses merebut gelar juara La Liga selama empat musim beruntun pada 1990/1991 sampai 1993/1994.

Karena ketajamannya di Barcelona ini, dia pun mendapatkan julukan El Pistolero. Julukan ini kini disematkan kepada Luis Suarez di Barcelona, meski striker Uruguay itu juga kerap dijuluki “Si Gendut”. Meledak-ledak seperti pistol, julukan ini memang pantas didapatkan Stoichkov di masa itu.

Bersama Barcelona dia bergelimang prestasi dan trofi. Di Barcelona juga dia tumpahkan hati dan pikiran hingga kini meski berada di klub lain. Kecintaan Hristo Stoichkov kepada Barcelona tak pernah luntur.

Baca Juga : Pemain Terbaik Sepanjang Masa Barcelona

Duet Romario

Stoichkov tipikal pemain kreatif yang selalu diinginkan setiap klub. Soalnya, dia punya gaya bermain yang cepat, penuh determinasi dan garang saat menggunakan kaki kirinya.

Dia sebenarnya diposisikan sebagai striker. Namun dia juga pandai menjadi playmaker, apalagi dia mengenakan nomor 8, nomor yang biasa dipakai seorang gelandang serang.

Selama 5 musim di Barcelona, duetnya bersama Romario sering membuat ngeri lawan. Dominasi mereka sulit dihentikan sejak keduanya tampil bersama di musim 1993/1994 dan awal 1994/1995.

Ada momen dimana penampilan Stoickov-Romario membuat lawan bergidik. Itu terjadi pada 2 November 1994 saat Barcelona membantai Manchester United (MU) 4-0.

“Kami benar-benar dibantai di sini. Pada akhirnya, ini menjadi pengalaman yang penuh arti bagi kami karena sadar kualitas kami masih di bawah mereka,” ujar pelatih MU, Sir Alex Ferguson kala itu seperti dikutip Four Four Two.

Dalam pertandingan itu, Romario dan Stoichkov sama-sama mencetak gol. Sebulan setelah pertandingan itu, Stoickhov meraih gelar Ballon d’Or. Dia juga menjadi top scorer di Piala Dunia 1994 kala Bulgaria menembus semifinal.

“Kami tak bisa meredam kecepatan Stoickhov dan Romario. Mereka suka tiba-tiba muncul, itu pengalaman baru,” kata Ferguson.

Sayang di balik kehebatan duet Romario dan Stoickhov, tersimpan egoisme yang besar. Keduanya tak bertahan lama di Barcelona karena bentrok dengan sang pelatih, Johan Cruyff. Stoichkov pun kerap dijuluki si susu basi atau Mala Leche kala itu karena perangainya yang kerap meledak.

Anti Real Madrid

Kala bersitegang dengan Barcelona dan Cruyff, Stoichkov membuat kubu Real Madrid pasang radar. Mereka ingin memanfaatkan kekisruhan antara Stoickhov dengan Barcelona.

Namun Stoichkov bukanlah pengkhianat. Meski temperamental, dia bisa manfaatkan popularitasnya untuk meraih hati para cule, fans Barcelona. Seperti disebutkan sebelumnya, dia sudah terlalu cinta dengan Barcelona.

Ketertarikan Real Madrid pun langsung ditampiknya. Bahkan kebencian Stoickhov terhadap Real Madrid terkesan terlalu berlebihan. Debutnya di El Clasico diwarnai dengan aksi saat dia menginjak wasit sehingga dilarang tampil selama dua bulan.

Dia selalu mengobarkan bara-bara perang terhadap Real Madrid bahkan sampai sekarang. Saat melatih Timnas Bulgaria, dia sempat menendang bocah berusia 7 tahun gara-gara berkostum Real Madrid.

“Setiap laga melawan Real Madrid seperti hidup dan mati buat saya,” ujar Stoichkov.

Kontroversi menjadi bagian dari hidup Stoichkov. Meski begitu, dia bisa mempersembahkan 5 trofi La Liga pada 1990/1991,1991/1992, 1992/1993,1993/1994 dan 1997/1998.

Dia meraih trofi Liga Champions pada 1992 dan Piala Super Spanyol sebanyak tiga kali pada 1992, 1994 dan 1996. Piala Super Spanyol juga mengisi lemari trofinya pada 1992 dan 1997.

Piala Raja dan Piala Winner juga berhasil dipersembahkannya pada 1996/1997 yang menjadi masa-masa akhirnya bersama Barcelona. Sempat hijrah semusim ke Parma pada 1995/96, tapi kecintaannya membuat dia selalu pulang ke Barcelona pada 1996/1997 dan 1997/1998.

Cerita di Barcelona merupakan cerita tersukses di kariernya. Setelah itu, dia tak bisa lagi berbuat banyak di sepak bola termasuk kala menjadi pelatih. Dia selalu gagal dan hanya masa-masa itu yang membuatnya dikenang. Dan yang pasti, Barcelona selalu ada di pikiran Stoichkov.

1 2 3 4