Ole Gunnar Dan Drama Bersama Manchester United

Ole Gunnar Dan Drama Bersama Manchester United

legenda-sepakbola.web.id Pemain veteran ini yang menjabat sebagai pelatih dan manajer Manchester United,mempunyai banyak kisah dan drama diluar lapangan bersama Manchester United anak didiknya. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Ole Gunnar Dan Drama Bersama Manchester United. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Ole Gunnar Dan Drama Bersama Manchester United

Masalah virus Corona membuat Odion Ighalo harus menjalani sesi latihan terpisah di Manchester United. Sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, juga tidak menggaransi pria asal Nigeria itu bermain pada akhir pekan nanti.

Ighalo bergabung dengan Manchester United pada akhir masa bursa transfer musim dingin kemarin. Ia direkrut dari klub China, Shanghai Shenhua, dengan status pinjaman yang berlaku sampai akhir musim ini.

Setelah bergabung, Ighalo seharusnya bisa berlatih bersama Harry Maguire dkk. Sayangnya masalah virus Corona yang sedang marak terjadi di China membuatnya tidak bisa bergabung dengan mereka di masa jeda musim dingin ini.

Ia sempat diberitakan akan menjalani laga debutnya saat the Red Devils bertemu dengan Chelsea pada akhir pekan ini. Sayangnya, kans buat dirinya untuk kembali bermain di Premier League kini sedang menipis karena permasalahan tersebut.

Solskjaer mengaku tidak bisa menjamin apakah Ighalo bakalan bermain saat Manchester United bertemu Chelsea. Tapi, nama Ighalo tetap ia sertakan ke dalam skuat yang bertandang ke Stamford Bridge.

“Saya tidak pernah berkata kalau dia akan siap untuk bermain pada hari Senin [Selasa dini hari WIB],” buka Solskjaer dalam konferensi persnya, seperti yang dikutip dari Goal International.

“Dia akan terlibat serta bepergian bersama kami dan, sudah jelas, sekarang dia keluar dari periode pencegahan selama dua pekan dan itu adalah tindakan pencegahan yang kami lakukan,” lanjut pria berkebangsaan Norwegia itu.

Dua pekan masa jeda sudah terlewati, namun masalah the Red Devils masih sama. Mereka belum bisa memainkan sejumlah pemain penting yang masih berada di ruang perawatan akibat cedera.

Pemain seperti Paul Pogba dan Marcus Rashford diyakini belum bisa tampil. Tetapi, kondisi Scott McTominay dan Axel Tuanzebe sudah berangsur memulih. Sayangnya, dua nama terakhir masih belum bisa dimainkan dalam laga kontra Chelsea.

“Saya tidak yakin kami ada pemain yang akan kembali untuk laga melawan Chelsea karena Scotty, Axel, Tim, mereka belum berlatih lebih sering sehingga belum siap untuk bermain pada laga itu,” tambahnya.

“Dan Paul belum siap, tentu saja. Bagaimana kami akan bermain tanpa Marcus, Paul, Scott? Anda pikir saja sendiri. Kami memiliki beberapa pemain yang akan mendapatkan kesempatan. Mereka sekarang beristirahat,” pungkasnya.

Gelandang asal Brasil, Fred, pernah mengemukakan kalau ada masalah di ruang ganti Manchester United berkaitan dengan kekompakan antar pemain. Namun Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih dengan tegas membantah tudingan tersebut.

Di lapangan, masalah Manchester United terlihat dengan jelas. Mereka tampil dengan sangat inkonsisten sehingga kehilangan beberapa poin penting dalam pertandingan yang, di atas kertas, seharusnya bisa dimenangkan.

Performa yang inkonsisten kemudian berpengaruh kepada posisi Manchester United di klasemen Premier League. Setelah sempat bertengger di peringkat ke-5, mereka lalu merosot ke peringkat ke-8 dengan jarak enam poin dari empat besar.

Baca Juga : Suka Duka Tim Sepakbola Dengan Jose Mourinho

Itu yang terlihat di lapangan. Tidak banyak orang yang tahu soal situasi di ruang ganti. Dan pada suatu kesempatan, Fred pernah mempertanyakan ‘kebersamaan’ pemain Manchester United dan berkata bahwa rekan-rekan setimnya tidak kompak.

Tudingan tersebut lantas dibantah oleh Solskjaer langsung dalam konferensi persnya. Ia mempertegas kalau para pemain sangatlah kompak di balik layar dan tidak paham mengapa Fred bisa berkata demikian ke khalayak ramai.

“Kelompok ini kompak, jangan khawatir soal itu. Saya belum lihat wawancara ataupun memahami apa yang ia katakan,” ujar pelatih asal Norwegia tersebut seperti yang dikutip dari Metro News.

“Saya melihatnya duduk di dapur. Fred tahu bahwa ini adalah kelompok yang ingin memberikan segalanya kepada satu sama lain,” lanjutnya.

“Saya tidak tahu bagaimana cara mengintepretasikan apa yang ia katakan, tapi saya tidak melihat adanya masalah dan tak punya masalah dengan apa yang grup ini lakukan kepada satu sama lain,” tambahnya.

Kekompakan yang diutarakan Solskjaer bisa dibuktikan sewaktu Manchester United bermain. Dan pada hari Selasa (18/2/2020) mendatang, mereka bakalan kembali beraksi di ajang Premier League dengan Chelsea sebagai lawannya.

Pertandingan ini dilakoni setelah melewati masa jeda musim dingin selama dua pekan. Faktanya, ini adalah kali pertama Premier League mengadakan jeda. Dan Solskjaer berkata kalau timnya mendapatkan keuntungan dari kebijakan tersebut.

“Kami punya waktu istirahat yang baik, pastinya menguntungkan semuanya yang ada di dalam skuat; secara individu, tim, dan juga tim lain serta liga itu sendiri,” pungkasnya.