Latest Posts

4-Pemain-Legenda-Sepak-Bola-Yang-Terpopuler

4 Pemain Legenda Sepak Bola Yang Terpopuler

legenda-sepakbola – Empat pemain besar yang sukses mengukir namanya dalam sejarah lapangan hijau. Bagaimana seseorang layak disebut sebagai legenda sepak bola? Umumnya mereka adalah “nyawa” dari suatu tim, yang berkontribusi tak hanya dari segi sumbangan gol dan jumlah penampilan melainkan juga performa terbaik serta kepiawaiannya dalam mengolah si kulit bundar.

Jiwa kepemimpinan serta attitude yang dimilikinya juga menjadi poin pendukung yang vital. Sebab, mereka adalah ikon yang mewakili dan membawa nama besar tim yang dibelanya dengan hormat.

Legenda sepak bola merupakan seseorang yang berhasil mengukir namanya di buku sejarah lapangan hijau tak hanya dalam rekor sebagai kesuksesan pribadi namun juga untuk keberhasilan suatu tim.

Sejak awal diinisiasi di tahun 1930, Piala Dunia telah melahirkan sosok-sosok bertalenta yang hingga kini dikagumi oleh dunia. Berikut adalah beberapa nama legenda sepak bola yang setidaknya Anda perlu ketahui.

1. Pele

Pele

Edson Arantes do Nascimento, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pele, lahir pada tanggal 23 Oktober 1940 di Tres Coracoes, Brazil. Ia mengawali karir profesionalnya sebagai pemain sepak bola ketika berusia 15 tahun dengan bergabung di klub sepak bola Brazil, Santo, di mana Pele mencetak empat gol di laga debutnya.

Ia kemudian diperkenalkan kepada dunia di Piala Dunia 1958 yang dihelat di Swedia bersama dengan tim nasional Brazil saat dirinya berusia 17 tahun, menjadi satu-satunya pemain termuda tim Samba di ajang tersebut.

Pele menjadi pahlawan saat Brazil menjadi juara Piala Dunia 1958 untuk pertama kalinya dan menyumbang enam gol termasuk hat-trick pada semifinal melawan Perancis dan menyarangkan 2 gol saat Brazil bertemu Swedia di final.

Pemain penyerang tersebut sukses mengantar Brazil kembali juara pada Piala Dunia 1962 dan 1970. Hal ini menjadikannya sebagai satu-satunya pemain dengan tiga juara Piala Dunia. Sepanjang karirnya, Pele telah mencetak sebanyak 1281 dala 1363 pertandingan, termasuk 77 gol untuk Brazil. Julukan Perola Negra atau Black Pearl pun diberikan padanya berkat kehebatannya.

Dan Pele, hingga saat ini, dikenal sebagai pemain terbesar sepanjang masa. Sang legenda mengakhiri karirnya pada tahun 1974 di klub spak bola Amerika, New York Cosmos.

2. Diego Maradona

Diego-Maradona

Mungkin Anda teringat akan ‘Gol Tangan Tuhan’ ketika mendengar nama Diego Maradona. Legenda Argentina ini memang erat kaitannya dengan gol kontroversial yang dicetaknya ketika melawan Inggris di perempat final Piala Dunia tahun 1986.

Alih-alih menyundul bola, ia menjebol gawang Inggris menggunakan tangan kirinya dan tak ada wasit yang menganulir gol tersebut. Maradona juga dikenal karena gol spektakulernya di pertandingan yang sama saat ia berhasil menggiring bola seorang diri melewati empat pemain Inggris dari tengah lapangan sebelum menyarangkannya ke gawang Inggris, membawa Argentina lolos ke semifinal.

Pemain kelahiran Buenos Aires tersebut menjadi pemain termuda skuad Argentina ketika ia memulai debut sebagai pemain profesional di usia yang masih muda, yakni 16 tahun. Sepanjang karirnya bersama Argentina, Maradona telah bermain sebanyak 91 kali dan melesakkan 34 gol.

Namanya tercatat dalam FIFA Player of the 20th Century bersama Pele. Maradona pensiun sebagai pesepakbola di tahun 1997. Ia kemudian sempat menjadi pelatih tim nasional Argentina pada November 2008 hingga Juli 2010.

3. Sir Bobby Charlton

Sir-Bobby-Charlton

Sir Robert Charlton CBE, atau lebih dikenal dengan nama Bobby Charlton, adalah salah satu legenda besar sepak bola tim nasional Inggris dan klub Manchester United. Karir sepak bola pertamanya berawal saat Charlton bergabung bersama The Red Devils di usia ke-15, sedangkan debutnya bersama tim nasional Inggris bermula di tahun 1958.

Gelandang serang kelahiran tahun 1937 tersebut menjadi satu-satunya pemain Inggris yang berpartisipasi dalam empat turnamen Piala Dunia, yakni pada tahun 1958, 1962, 1966, dan 1977. Bahkan, ia menjadi pemain kunci saat Inggris menaklukkan Jerman Barat dan kemudian keluar sebagai juara Piala Dunia 1966.

Baca Juga : Daftar Pemain Legenda Sepakbola Di Italia

Pada tahun yang sama, ia juga memenangkan Ballon d’Or, sebuah penghargaan tahunan bagi pesepakbola terbaik. Charlton telah mencatatkan namanya dalam 106 pertandingan bersama Inggris, menyumbangkan 49 gol dan menjadi top scorer kedua The Three Lions hingga saat ini setelah Wayne Rooney. Di tahun 1973, Sir Bobby Charlton memutuskan untuk gantung sepatu di klub yang sama saat ia mengawali karirnya.

Manchester United memberikan penghormatan baginya dengan membangun stand di sisi selatan stadion Old Trafford. Patungnya berdiri megah bersama George Best dan Denis Law di depan stadion Manchester United dan terkenal dengan sebutan The United Trinity. Tak ketinggalan, namanya pun tercatat dalam England Football Hall of Fame 2002.

4. Zinedine Zidane

ZIdane

Jika Maradona seing dikaitkan dengan gol kontroversialnya yang terkenal, Zinedine Zidane mudah diingat akan aksinya melakukan head-butt terhadap Marco Materazzi di Piala Dunia 2006 saat Perancis bertanding melawan Italia.

Ia pun harus keluar lapangan dengan kartu merah dan merelakan Italia menjadi pemenang. Terlepas dari kejadian ini, Zidane merupakan ikon sepak bola Perancis yang pantas dikagumi.

Mantan gelandang yang akrab disapa Zizou tersebut telah banyak mengantar klub yang ditungganginya memenangkan berbagai penghargaan, baik di Juventus maupun Real Madrid. Bersama Juventus, Zidane membantu tim Nyonya Tua memenangkan Intercontinental Cup, European Super Cup, dan juara Serie A.

Gelar Ballon d’Or juga berhasil diraihnya di tahun 1998. Sedangkan bersama Real Madrid, pemain keturunan Aljazair ini memenangkan Liga Champions di musim pertamanya tahun 2001/02 dan membawa pulang penghargaan UEFA Best Player.

Di laga internasional bersama tim nasional Perancis, Zidane juga memiliki rekor tersendiri. Les Bleus menjadi juara untuk pertama kalinya di Piala Dunia 1998 berkat dua gol yang disarangkannya saat melawan Brazil. Zidane pun disambut sebagai pahlawan Perancis.

Selepas karirnya sebagai pesepakbola, Zidane mencoba peruntungan sebagai pelatih klub raksasa yang pernah ia bela yaitu Real Madrid di musim 2015/16. Hasilnya? Real Madrid sukses menjadi jawara La Liga di musim 2016/17 dan meraih trofi prestisius Liga Champions selama tiga kali berturut-turut.

Daftar-Pemain-Legenda-Sepakbola-Di-Italia

Daftar Pemain Legenda Sepakbola Di Italia

legenda-sepakbola – Azzurri memiliki banyak pemain top yang menghuni banyak klub top eropa. Selain itu banyak juga dari meraka menjadi andalan di setiap tim yang dibela. Hal ini menndakan kalau Italia merupakan negara yang memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu bersaing secara kualitas untuk menjadi inti di setiap permainan.

Dari sekian banyak pemain, ada beberapa dianataranya yng diakui sebagai legenda sepakbola Italia. Loyalitas, prestasi, tanggungjawab dan kepercayaan serta peran dalam setiap tugas menjadi nilai tersendiri bagi pemain Italia. Berikut beberapa pemain yang menjadi kebanggaan italia.

Giuseppe Meazza

Giuseppe-Meazza

Saking berharganya sosok seorang Giuseppe Meazza bagi persepakbolaan Italia, namanya ditasbihkan sebagai stadion kandang dua tim kota Milan, yaitu AC Milan dan Inter Milan.

Peppino sudah berhasil mencicipi dua kemenangan Piala Dunia yang begitu manis, dan dikenal sebagai striker timnas Italia yang paling ditakuti oleh semua timnas negara lain yang pernah menghadapinya di ajang Piala Dunia.

Tak kurang dari 242 gol dia ciptakan selama merumput di sebanyak 348 pertandingan bersama Inter Milan, sepanjang era 1927-1940.

Paolo Rossi

Paolo-Rossi

Paolo Rossi mungkin banyak dibilang tidak memiliki teknik yang canggih seperti para pesepakbola top lainnya. Namun, raihan 6 gol dalam ajang Piala Dunia 1982 yang ditorehkannya membuat mata dunia tertuju padanya.

Selain meraih Piala Sepatu Emas pada tahun tersebut, Rossi juga menikmati manisnya kemenangan Piala Dunia bersama timnas Italia. Sebagai pesepakbola, Rossi dikenal memiliki tendangan super tajam dan memiliki kesadaran posisi yang tinggi sehingga sering bermain efektif meski skill yang dimiliki tidak secanggih kawan-kawannya.

Ketika Rossi sudah mengeksekusi tendangan penalti, siapapun kiper tim lawan pasti akan ketakutan

Dino Zoff

Dino-Zoff

Dino Zoff menduduki peringkat utama dalam daftar kiper terbaik Piala Dunia versi The Richest. Jadi rasanya tak mengherankan jika dia pun akhirnya masuk dalam daftar 10 pesepakbola Italia terbaik sepanjang sejarah.

Karena kelihaiannya dalam membaca arah bola dan refleksnya yang begitu sempurna, tak jarang para fans menamainya dengan sebutan ‘Si Gurita’. Di usianya yang menginjak 40 tahun pada tahun 1982, Dino secara membanggakan didapuk menjadi kapten timnas Italia pada Piala Dunia 1982.

Franco Baresi

Franco-Baresi

Daftar Legenda Sepakbola Italia – Abad 21 boleh jadi bukan masa kejayaan seorang Franco Baresi. Namun, prestasi pada masa sebelum itu, telah membuat timnas Italia berdiri kokoh di mata internasional.

Karirnya di liga domestik pun juga bisa dibilang awet. Menjadi trio penggempur lawan dengan Mauro Tassotti dan Paolo Maldini di AC Milan, Baresi sering disebut sebagai pemain belakang paling kuat yang pernah dimiliki timnas Italia. Loyalitasnya begitu besar terhadap skuad Rossoneri.Saking hebatnya seorang Franco Baresi, dia masuk dalam grup Invicibili di Italia.

Roberto Baggio

Roberto-Baggio

Roberto Baggio adalah salah satu pemain tengah bertipe menyerang terbaik yang pernah dimiliki oleh timnas Italia. Pria berjuluk Il Divino Codino ini telah mencicipi rasanya bermain untuk berbagai tim papan atas Liga Italia.

Meski karirnya sempat mendapatkan sorotan tajam ketika memutuskan untuk hengkang dari Fiorentina yang sudah membesarkan namanya, untuk bergabung dengan rival seumur hidup, Juventus, Baggio tetap menjadi pemain kesayangan timnas Italia.

Baca Juga :Daftar Daftar Klub Pemain Liga Champion Inggris 2020

Paolo Maldini

Paolo-Maldini

Paolo Maldini adalah sejarah besar bagi AC Milan. Kemampuannya untuk menyerang sekaligus bertahan membuatnya menjadi pilihan tepat untuk memegang posisi sebagai gelandang kiri.

Selama lebih dari 2 dekade, Maldini mengerahkan semua kemampuannya demi kejayaan AC Milan. Tak kurang dari 900 pertandingan pernah dia jalani bersama Rossoneri.

Dalam sejarah timnas sendiri, Maldini juga memberikan sumbangsih yang besar. Meski akhirnya dia harus banyak bermain bertahan di masa-masa akhir karirnya, karena kecepatannya dalam berlari sudah berkurang drastis, nama Maldini tetap terukir sebagai salah satu pemain besar dalam sejarah Italia.

Alessandro del Piero

Alessandro-del-Piero

Alessandro del Piero adalah mantan pesepakbola Juventus. Prestasi del Piero tak bisa dianggap remeh. Saat ini, dia masih memegang rekor top skorer Liga Italia sepanjang sejarah.

Karirnya di Juventus dulu juga begitu gemilang, di kala masih berduet dengan Pavel Nedved dan David Trezeguet. Performanya bersama timnas juga begitu bagus, termasuk membantu Italia mereguk kemenangan manis Piala Dunia tahun 2006.

Mana Yang Menjadi Favorit Kalian ?

Daftar-Daftar-Klub-Pemain-Liga-Champion-Inggris-2020

Daftar Daftar Klub Pemain Liga Champion Inggris 2020

legenda-sepakbola –  Drawing fase grup gelaran Liga Champions 2020 sudah dilakukan beberapa waktu lalu di Grimaldi Forum, Monako. Seluruh daftar pemain dari masing-masing klub yang akan berlaga pun sudah didaftarkan.

Dari Liga Inggris, ada sebanyak empat klub yang akan ikut serta di gelaran Liga Champions musim ini. Berikut daftar pemain dari klub-klub Liga Inggris seperti dikutip dari Skysports.

Liverpool

Berstatus sebagai juara bertahan, Liverpool sepertinya tak mengubah komposisi pemain yang sudah ada. Ini seperti terlihat dari susunan pemain yang didaftarkan di Liga Champions musim ini.

Penjaga gawang: Alisson Becker, Andy Lonergan, Adrian San Miguel.

Pemain belakang: Joe Gomez, Dejan Lovren, Joel Matip, Andy Robertson, Sepp van den Berg, Virgil van Dijk.

Pemain tengah: Jordan Henderson, Naby Keita, Adam Lallana, James Milner, Alex Oxlade-Chamberlain, Fabinho, Georginio Wijnaldum.

Pemain depan: Harvey Elliot, Roberto Firmino, Mohamed Salah, Sadio Mane, Divock Origi, Xherdan Shaqiri.

Pemain cadangan: Trent Alexander-Arnold, Rhian Brewster, Curtis Jones, Herbie Kane, Caoimhin Kelleher, Yasser Larouci, Adam Lewis.

Chelsea

Liga Champions musim ini menjadi debut bagi Frank Lampard sebagai juru taktik. Meski memulai musim di Liga Primer Inggris dengan hasil yang kurang memuaskan, publik menilai jika legenda The Blues itu bisa memberikan kejutan di Liga Champions. Apalagi Chelsea saat ini diperkuat sejumlah pemain baru nan muda. Berikut daftar pemainnya:

Penjaga Gawang: Kepa, Willy Cabarello.

Pemain belakang: Cesar Azpilicueta, Emerson, Marcos Alonso, Antonio Rudiger, Andreas Christensen, Kurt Zouma, Fikayo Tomori.

Pemain tengah: Jorginho, N’golo Kante, Mateo Kovacic, Ross Barkley, Ruben Loftus-Cheek.

Pemain depan: Willian, Pedro, Tammy Abraham, Christian Pulisic, Olivier Giroud, Michy Batshuayi.

Pemain cadangan: Jamie Cumming, Reece James, Marc Guehi, Billy Gilmour, George McEachran, Mason Mount, Callum Hudson-Odoi.

Baca Juga : 5 Kiper Clean Sheet Terbanyak di Abad 21, Legenda!

Tottenham Hotspur

Mengincar torehan yang lebih baik dari musim lalu, Tottenham Hotspur membawa amunisi baru untuk menghadapi Liga Champions musim ini. Berikut daftar pemainnya.

Penjaga gawang: Hugo Lloris, Paulo Gazzaniga.

Pemain belakang: Danny Rose, Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, Davinson Sanchez, Eric Dier, Kyle Walker-Peters, Serge Aurier, Ben Davies.

Pemain tengah: Son Heung-min, Harry Winks, Erik Lamela, Victor Wanyama, Moussa Sissoko, Giovani Lo Celso, Ryan Sessegnon, Dele Alli, Christian Eriksen, Lucas Moura, Tanguy Ndombele.
Pemain depan: Harry Kane, Troy Parrot.

Pemain cadangan: Juan Foyth, Oliver Skipp, Alfie Whiteman dan Brandon Austin.

Manchester City

Meski gagal di ajang Liga Champions 2018/19, sejatinya The Citizen cukup puas meraih Treble Winner di musim lalu. Trofi Piala FA, Liga Primer Inggris dan Piala Liga sukses dibawa pulang ke Etihad. Ditambah lagi satu gelar di musim baru, trofi Community Shield 2019 sukses direbut dari tangan Liverpool dengan kemenangan 4-5 dalam adu penalti usai bermain sama kuat 1-1.

Namun banyak gelar tanpa membawa pulang trofi si Kuping besar masih menjadi ambisi Sergio Aguero dan kawan-kawan. Pep Guardiola juga telah meramu formula pemain menjelang kompetisi tersebut.

Penjaga gawang: Claudio Bravo, Ederson, Scott Carson.

Pemain belakang: Kyle Walker, John Stones, Oleksandr Zinchenko, Angelino, Aymeric Laporte, Benjamin Mendy, Joao Cancelo, Nicolas Otamendi.

Pemain tengah: Raheem Sterling, Ilkay Gundogan, Rodri, Kevin De Bruyne, Leroy Sane, Bernardo, David Silva, Fernandinho, Riyad Mahrez.

Pemain depan: Gabriel Jesus, Sergio Aguero.

Pemain cadangan: Phil Foden, Eric Garcia and Taylor Harwood-Bellis.

5Kiper- Clean-Sheet-Terbanyak-di-Abad-21,-Legenda!

5 Kiper Clean Sheet Terbanyak di Abad 21, Legenda!

legenda-sepakbola – Berikut merupakan artikel tentang legenda 5 kiper sheet terbanyak di abad 21. Ayo simak ulasan berikut.

Sepak bola menjadi olahraga yang digemari dan semakin berkembang hingga saat ini. Banyak pemain-pemain dengan kualitas mumpuni yang menunjukkan aksinya di atas lapangan hijau termasuk seorang kiper. Meskipun jarang disorot, kiper memiliki peran vital dalam sebuah pertandingan.

Mereka harus menjaga gawangnya dari kebobolan selama 90 menit atau biasa disebut clean sheet. Tak banyak kiper yang mampu meraih clean sheet dalam sebuah pertandingan. Namun ada juga beberapa kiper yang catatkan clean sheet terbanyak sejak abad ke-21. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

1. Iker Casillas – 439 clean sheet

Iker-Casilas

Iker Casillas merupakan kiper legendaris berkebangsaan Spanyol. Kualitas Casillas tentu tak perlu diragukan lagi dalam mengawal gawangnya. Casillas mengawali karier profesionalnya sejak tahun 1999 bersama Real Madrid. Selain Madrid, Casillas juga pernah membela Porto dan tentu saja timnas Spanyol. Sejak abad 21, Casillas mencatatkan 439 clean sheet. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dibanding dengan kiper lainnya.

2. Gianluigi Buffon – 420 clean sheet

gianluigi buffon

Gianluigi Buffon menjadi kiper senior yang kini masih aktif bermain. Kiper Italia ini mengawali kariernya pada tahun 1994 bersama AC Parma. Namun Buffon lebih banyak menghabiskan kariernya di Juventus hingga saat ini. Tim lain yang pernah dibelanya adalah Paris Saint-Germain. Dengan kualitas yang dimiliki, Buffon juga menjadi andalan di timnas Italia. Buffon mencatatkan 420 clean sheet sepanjang abad 21.

3. Petr Cech – 391 clean sheet

Petr-Cech

Berbeda dengan Casillas dan Buffon, Petr Cech menjadi kiper yang membela cukup banyak tim. Sepanjang kariernya, Cech membela lima tim berbeda yaitu Chmel Blsany, Sparta Praha, Stade Rennes, Chelsea dan Arsenal. Selain klub, Cech tentu saja menjadi andalan di bawah mistar gawang timnas Ceko. Di abad ke-21 ini, Cech sukses mencatatkan 391 clean sheet.

Baca Juga : Para Legenda Sepak Bola yang Belum Pernah Meraih Trofi UCL

4. Pepe Reina – 343 clean sheet

Pepe-Reina

Pepe Reina juga menjadi kiper berpengalaman dengan cukup banyaknya klub yang ia bela. Kiper asal Spanyol ini membela tujuh klub berbeda sepanjang kariernya hingga saat ini. Ketujuh klub tersebut yaitu Barcelona, Villarreal, Liverpool, Napoli, AC Milan, Bayern Munchen dan Aston Villa. Lulusan akademi La Masia ini juga beberapa kali dipanggil timnas Spanyol. Reina mencatatkan 343 clean sheet di abad 21 ini.

5. Manuel Neuer – 327 clean sheet

Manuel-neuer

Kiper yang masih aktif bermain lainnya adalah Manuel Neuer. Kiper 34 tahun ini hanya membela dua klub asal Jerman sepanjang kariernya. Kedua tim tersebut yaitu Bayern Munchen dan FC Schalke. Sebagai lulusan akademi Schalke, Neuer justru lebih sukses saat membela Bayern Munchen hingga saat ini. Neuer juga menjadi kiper yang diandalkan timnas Jerman dalam beberapa tahun. Mengawali karier pada tahun 2006, Neuer telah mencatatkan 327 clean sheet.

Legenda-Sepak-Bola

Para Legenda Sepak Bola yang Belum Pernah Meraih Trofi UCL

legenda-sepakbola – Berikut merupakan ulasan para legenda sepak bola yang belum pernah meraih trofi UCL. Mari simak artikel berikut.

Liga Champions merupakan kompetisi tertinggi Eropa di level klub. Merengkuh trofi ini menjadi impian setiap pemain sepak bola. Tak sedikit yang rela berpindah klub demi mewujudkan impiannya tersebut.

Ironisnya, 7 pemain legendaris ini belum pernah meraih satu pun trofi Liga Champions sepanjang kariernya. Siapa saja? Ini ulasannya.

1. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan-Ibrahimovic
Tak bisa dimungkiri jika Zlatan Ibrahimovic adalah pemain dengan mental juara. Ia selalu mampu memberikan gelar bagi klub yang dibelanya. Sayangnya, Liga Champions menjadi pengecualian. Padahal sepanjang kariernya ia telah membela banyak klub besar seperti Juventus, Inter Milan, AC Milan, MU dan PSG.

Ironisnya lagi, Ibrahimovic bahkan belum pernah sekalipun merasakan lolos hingga babak final.

2. Gianluigi Buffon

gianluigi buffon
Gianluigi Buffon telah berusia 42 tahun, namun ia belum memutuskan untuk pensiun dari sepakbola. Semua trofi telah ia rasakan sepanjang kariernya, termasuk Piala Dunia. Sayang, nasibnya selalu kurang beruntung ketika berurusan dengan Liga Champions.

Bersama Juventus, Buffon pernah merasakan tiga final Liga Champions. Namun semuanya harus berakhir dengan kegagalan. Sebelum pensiun, ia tampaknya masih memiliki kesempatan di musim ini bersama Juventus.

3. Fabio Cannavaro

Fabio Cannavaro
Fabio Cannavaro merupakan legenda sepak bola Italia yang berhasil membawa Italia juara Piala Dunia 2006. Sepanjang kariernya ia telah membela banyak klub seperti Napoli, Parma, Juventus, Real Madrid dan Inter Milan.

Walaupun mendapatkan prestasi tertinggi di level timnas dan personal sebagai peraih Ballon d’Or, Cannavaro belum merasakan satu pun gelar Liga Champions hingga ia akhirnya gantung sepatu.

4. Ronaldo Nazario

Ronaldo-Nazario

Baca juga : Pemain PSG Terbaik Sepanjang Masa

Ronaldo Nazario dianggap sebagai salah satu striker paling berbakat sepanjang masa. Berbagai klub besar seperti Inter Milan, Real Madrid, Barcelona dan AC Milan pernah ia bela. Berbagai gelar prestisius seperti Piala Dunia, top skorer, pemain terbaik dunia dan gelar La Liga pernah ia persembahkan. Namun belum pernah sekalipun ia merasakan gelar Liga Champions.

5. Michael Ballack

Michael-Ballack
Michael Ballack merupakan gelandang terbaik pada generasinya. Masa kejayaannya berlangsung ketika membela Bayer Leverkusen, Bayern Munchen dan Chelsea. Gelar Bundesliga dan Premier League sudah pernah ia rasakan, namun tidak dengan Liga Champions.

Ia selalu gagal dalam dua final yang ia rasakan saat membela Bayer Leverkusen dan Chelsea. Dalam dua kesempatan itu, Real Madrid dan Manchester United membuyarkan impian Ballack.

6. Patrick Vieira

Patrick-vieira
Patrick Vieira merupakan bagian dari skuat Arsenal ketika menjuarai Premier League 2003/2004 tanpa terkalahkan. 16 tahun kariernya, ia juga pernah membela klub-klub besar seperti AC Milan, Juventus, Inter Milan dan Manchester City. Meski namanya cemerlang, Viera belum pernah meraih satu pun gelar Liga champions dalam kariernya.

7. Ruud van Nistelrooy

Ruud-van-nistelrooy
Ruud van Nistelrooy merupakan striker paling mematikan pada era 2000-an. Manchester United dan Real Madrid menjadi dua tim besar yang sempat ia bela. Kariernya pun cemerlang dan sempat menjadi top skorer sepanjang masa Liga Champions dengan 46 gol. Ironisnya, belum pernah sekalipun ia merasakan gelar, bahkan mencicipi babak final Liga Champions.

Itulah tujuh pesepakbola yang belum pernah merasakan gelar Liga Champions sekalipun, meski memiliki karier yang cemerlang di level klub maupun timnas. Ada pemain favoritmu?

1 2 3 4 5 28