IAN CALLAGHAN LEGENDA LIVERPOOL

IAN CALLAGHAN LEGENDA LIVERPOOL

IAN CALLAGHAN РIan Callaghan lahir di Toxteth,Liverpool,Inggris,pada tanggal 10 April 1942,dia merupakan pemain bola  Inggris,Pada 28 Maret 1960, Callaghan bergabung bersama The Reds sebagai pemain magang dan debutnya dimulai pada 16 April ketika berhadapan Bristol Rovers.Di bawah komando pelatih manapun, Ian Callaghan sepertinya bukan pemain yang sulit beradaptasi. Malahan, kontribusinya di atas ekspektasi. dan Ian merupakan pemegang rekor pemain yang bermain terbanyak untuk Liverpool.

Di rentang era manajemen Bill Shankly dan Bob Paisley, Callaghan mempersembahkan raihan juara seperti trofi pertama Piala FA pada 1965, dan kegemilangan di pentas Benua Biru saat menghadirkan The Reds titel European Cup [sekarang Liga Champions] di tahun 1977 untuk pertama kalinya.

Berposisi sebagai pemain sayap yang beroperasi di sektor kanan, Callaghan masuk dalam tim utama sejak 1961 hingga seterusnya.Saat itu Liverpool berada di Divisi Dua hingga promosi pada tahun 1962 setelah menjuarai divisi dua .Selama 8 tahun Liverpool bermain di divisi dua dan semakin mendekati promosi dalam beberapa kali kesempatan dibawah Shankly dan manajer sebelumnya Phil Taylor. Pada 1962, akhirnya semua yang dibangun Shankly meraih hasilnya dan terus menanjak mencapai puncak dan Cally menjadi daftar account sbobet bagian tak terpisahkan dari tim Liverpool saat itu.

Total penampilan sang mantan gelandang dengan balutan seragam merah mencapai angka 640, dan secara keseluruhan, bila ditotal dengan performanya untuk klub lain, Callaghan sudah mengoleksi 857 appearances. Catatan terakhir ini membuat namanya masuk dalam sejarah sepakbola Inggris sebagai satu-satunya pemain yang paling banyak mengumpulkan jumlah penampilan.

Prestasi tertinggi Callaghan yaitu ketika dia berhasil membawa timnas Inggris juara Piala Dunia 1966. Trofi di pentas empat tahunan itu menjadi yang perdana bagi The Three Lion sekaligus juga yang terakhir.

Pria sejati kelahiran Toxteth ini adalah satu-satunya pemain yang bertahan sejak Liverpool masih berada di Divisi Dua, hingga akhirnya menapaki puncak sepakbola Eropa. Sepanjang perjalanannya, ia mendapatkan tiap penghargaan yang ada, termasuk penghargaan tertinggi dari rekan-rekannya dan dari para fans, serta ia hanya sekali mendapatkan kartu peringatan.