foto Ricardo Zamora

Ricardo Zamora

Ricardo Zamora masih dianggap sebagai kiper terbaik di paruh pertama abad ke-20. Putra dari orang tua yang kaya, dia seharusnya menjadi dokter namun Zamora mengabaikan nasihat ayahnya yang ingin anaknya mengikuti jejaknya.. Zamora awalnya memainkan permainan Basque dari pelota,debut pertamanya menjadi  pemain sepakbola sebagai penjaga gawang pada usia 15 tahun di klub Deporvito,Spanyol Barcelona dan pada 1917-18 mereka menjadi juara di Catalonia.

dia mulai sekolah kedokteran setelah kematian ayahnya, tapi segera mundur. Dari 1919-22 dia bermain untuk FC Barcelona, dua kali memenangkan Copa del Rey. Dia memulai penampilan internasional pertamanya di Antwerpen pada tahun 1920 dan dinilai sebagai kiper terbaik turnamen. Dari 1922-30 dia bergabung ke Barcelona,memenangkan final Piala ketiganya.

Pada tahun 1924, Zamora berpartisipasi dalam turnamen sepakbola Olimpiade keduanya di Paris, di mana Spanyol tersingkir oleh gol bunuh diri. Pada tahun 1928 ia meraih topi ke-26 dalam pertandingan internasional ke-26 Spanyol tetapi sebagai seorang profesional ia tidak dapat bersaing di Olimpiade 1928.Pada 1930-36 Zamora bermain untuk Real Madrid, menjadi Juara Spanyol 1931-32 dan 1932-33 dan dua kali menjadi pemenang Piala, pada 1934 dan 1936. Pada Piala Dunia 1934 ia mengalami cedera di perempat final dan Spanyol kalah dalam pertandingan ulang .

Pada 1936 ia memainkan pertandingan internasionalnya yang ke-46 dan terakhir melawan Jerman, termasuk 24 kali sebagai kapten. Karena Perang Sipil di Spanyol, Zamora pergi ke Prancis setelah ditahan sebentar oleh Negaranya.Zamora adalah pemain-pelatih di Olympique Gymnaste Club de Nice di musim aktif terakhirnya, 1938-1939. Pada akhir Perang Sipil dia kembali ke Spanyol dan melatih klub-klub yang berbeda, dan dua kali Juara Spanyol bersama Atletico Madrid (1939-40, 1940-41). Pada 1948 Zamora adalah direktur teknis di Barcelona dan melatih tim nasional Spanyol untuk dua pertandingan pada tahun 1952.

Dia kemudian bekerja sebagai pelatih di Venezuela, kembali pada tahun 1955 dan untuk beberapa tahun terlibat di Spanyol Barcelona,The Ricardo Zamora Trophy (Piala Ricardo Zamora,Penghargaan kepada Zamora) diberikan setiap tahun di Spanyol kepada penjaga gawang di La Liga dengan gol terendah kebobolan pada rasio permainan yang dimainkan.

foto David Seaman

David Seaman

Liga Inggris – David Seaman,pria kelahiran Rotherham,Inggris,19 september 1963.Pemilik nama lengkap David Andrew Seaman ini adalah mantan kiper timnas Inggris yang memperkuat beberapa klub Liga Premier Inggris di sepanjang kariernya.

Ketika Arsenal merekrut kiper berkumis ini dari QPR, beberapa suporter The Gunners memprotes keputusan George Graham tersebut karena popularitas dari John Lukic. Tetapi performa hebat ‘Spunky’ dalam musim juara di 1990/91 menunjukkan kelasnya. Penyelamatan hebatnya untuk menggagalkan peluang emas pemain Tottenham, Gary Lineker, dan pemain Leeds Gary McAllister tahun itu sungguh tidak terlupakan. Meskipun ia mendapatkan cedera di kaki pada penghujung karirnya, Seaman masih menunjukkan kemampuannya yang mengagumkan dalam menghentikan tendangan lawan ketika ia berhasil menepis sundulan pemain Sheffield United, Paul Peschisolido, di semifinal Piala FA 2003. Ia memang dibantu oleh empat bek handal yang berdiri di depannya selama 1990-an, tetapi performa nyaris tanpa cela Seaman membuatnya menjadi kiper terbaik The Gunners.
Baca juga : Ronaldo

Puncak karier Seaman adalah ketika dirinya berseragam Arsenal. Tiga belas musim lamanya dia bermain untuk klub berjuluk The Gunners itu.

Bersama Meriam London, Seaman melakoni lebih dari 405 laga. Seaman mencicipi satu gelar juara bersama Arsenal saat Liga Premier Inggris masih bernama Divisi Utama. Setelah berganti nama menjadi Liga Premier, Seaman dua kali mengangkat trofi juara bersama klub London Utara.

Seaman adalah kiper kidal. Namun uniknya, dia biasa melempar dan menendang bola dengan tangan dan kaki kanannya. Ia mengawali keriernya bersama tim muda Leeds United. Sayang, talentanya tak di akomodir sang pelatih kala itu, Eddie Gray yang notabene sosok pujaan Seaman.

Pindah ke Peterborough United selama dua tahun, Seaman lalu hijrah ke Birmingham City. Dua musim kemudian, ia pindah ke Queens Park Rangers lalu dipinang Arsenal empat tahun kemudian.

Selepas Arsenal, Manchester City jadi klub berikutnya yang ia bela. Namun, kariernya di City of Manchester Stadium tak berlangsung lama. Setelah mengalami cedera, kiper yang kerap muncul di berbagai acara televisi ini memutuskan untuk pensiun pada usia 40 tahun.

David Seaman adalah satu dari defender legendaris Arsenal era 90-an yang dikenal dengan sebutan “famous five”.