Daftar-Pemain-Legenda-Sepakbola-Di-Italia

Daftar Pemain Legenda Sepakbola Di Italia

legenda-sepakbola – Azzurri memiliki banyak pemain top yang menghuni banyak klub top eropa. Selain itu banyak juga dari meraka menjadi andalan di setiap tim yang dibela. Hal ini menndakan kalau Italia merupakan negara yang memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu bersaing secara kualitas untuk menjadi inti di setiap permainan.

Dari sekian banyak pemain, ada beberapa dianataranya yng diakui sebagai legenda sepakbola Italia. Loyalitas, prestasi, tanggungjawab dan kepercayaan serta peran dalam setiap tugas menjadi nilai tersendiri bagi pemain Italia. Berikut beberapa pemain yang menjadi kebanggaan italia.

Giuseppe Meazza

Giuseppe-Meazza

Saking berharganya sosok seorang Giuseppe Meazza bagi persepakbolaan Italia, namanya ditasbihkan sebagai stadion kandang dua tim kota Milan, yaitu AC Milan dan Inter Milan.

Peppino sudah berhasil mencicipi dua kemenangan Piala Dunia yang begitu manis, dan dikenal sebagai striker timnas Italia yang paling ditakuti oleh semua timnas negara lain yang pernah menghadapinya di ajang Piala Dunia.

Tak kurang dari 242 gol dia ciptakan selama merumput di sebanyak 348 pertandingan bersama Inter Milan, sepanjang era 1927-1940.

Paolo Rossi

Paolo-Rossi

Paolo Rossi mungkin banyak dibilang tidak memiliki teknik yang canggih seperti para pesepakbola top lainnya. Namun, raihan 6 gol dalam ajang Piala Dunia 1982 yang ditorehkannya membuat mata dunia tertuju padanya.

Selain meraih Piala Sepatu Emas pada tahun tersebut, Rossi juga menikmati manisnya kemenangan Piala Dunia bersama timnas Italia. Sebagai pesepakbola, Rossi dikenal memiliki tendangan super tajam dan memiliki kesadaran posisi yang tinggi sehingga sering bermain efektif meski skill yang dimiliki tidak secanggih kawan-kawannya.

Ketika Rossi sudah mengeksekusi tendangan penalti, siapapun kiper tim lawan pasti akan ketakutan

Dino Zoff

Dino-Zoff

Dino Zoff menduduki peringkat utama dalam daftar kiper terbaik Piala Dunia versi The Richest. Jadi rasanya tak mengherankan jika dia pun akhirnya masuk dalam daftar 10 pesepakbola Italia terbaik sepanjang sejarah.

Karena kelihaiannya dalam membaca arah bola dan refleksnya yang begitu sempurna, tak jarang para fans menamainya dengan sebutan ‘Si Gurita’. Di usianya yang menginjak 40 tahun pada tahun 1982, Dino secara membanggakan didapuk menjadi kapten timnas Italia pada Piala Dunia 1982.

Franco Baresi

Franco-Baresi

Daftar Legenda Sepakbola Italia – Abad 21 boleh jadi bukan masa kejayaan seorang Franco Baresi. Namun, prestasi pada masa sebelum itu, telah membuat timnas Italia berdiri kokoh di mata internasional.

Karirnya di liga domestik pun juga bisa dibilang awet. Menjadi trio penggempur lawan dengan Mauro Tassotti dan Paolo Maldini di AC Milan, Baresi sering disebut sebagai pemain belakang paling kuat yang pernah dimiliki timnas Italia. Loyalitasnya begitu besar terhadap skuad Rossoneri.Saking hebatnya seorang Franco Baresi, dia masuk dalam grup Invicibili di Italia.

Roberto Baggio

Roberto-Baggio

Roberto Baggio adalah salah satu pemain tengah bertipe menyerang terbaik yang pernah dimiliki oleh timnas Italia. Pria berjuluk Il Divino Codino ini telah mencicipi rasanya bermain untuk berbagai tim papan atas Liga Italia.

Meski karirnya sempat mendapatkan sorotan tajam ketika memutuskan untuk hengkang dari Fiorentina yang sudah membesarkan namanya, untuk bergabung dengan rival seumur hidup, Juventus, Baggio tetap menjadi pemain kesayangan timnas Italia.

Baca Juga :Daftar Daftar Klub Pemain Liga Champion Inggris 2020

Paolo Maldini

Paolo-Maldini

Paolo Maldini adalah sejarah besar bagi AC Milan. Kemampuannya untuk menyerang sekaligus bertahan membuatnya menjadi pilihan tepat untuk memegang posisi sebagai gelandang kiri.

Selama lebih dari 2 dekade, Maldini mengerahkan semua kemampuannya demi kejayaan AC Milan. Tak kurang dari 900 pertandingan pernah dia jalani bersama Rossoneri.

Dalam sejarah timnas sendiri, Maldini juga memberikan sumbangsih yang besar. Meski akhirnya dia harus banyak bermain bertahan di masa-masa akhir karirnya, karena kecepatannya dalam berlari sudah berkurang drastis, nama Maldini tetap terukir sebagai salah satu pemain besar dalam sejarah Italia.

Alessandro del Piero

Alessandro-del-Piero

Alessandro del Piero adalah mantan pesepakbola Juventus. Prestasi del Piero tak bisa dianggap remeh. Saat ini, dia masih memegang rekor top skorer Liga Italia sepanjang sejarah.

Karirnya di Juventus dulu juga begitu gemilang, di kala masih berduet dengan Pavel Nedved dan David Trezeguet. Performanya bersama timnas juga begitu bagus, termasuk membantu Italia mereguk kemenangan manis Piala Dunia tahun 2006.

Mana Yang Menjadi Favorit Kalian ?

foto Roberto Baggio

Roberto Baggio

Roberto Baggio – Roberto Baggio, juga disebut Il Divin Codino atau Si Kuncir Ekor kuda, (lahir 18 Februari 1967, Caldogno, Italia), pemain sepak bola profesional Italia (sepakbola) yang secara luas dianggap sebagai salah satu pemain depan terbesar dalam sejarah sepakbola negaranya.Ia memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Federation de Football Association (FIFA) pada tahun 1993. Dia juga terkenal di antara para penggemar sepak bola karena kehilangan tendangan penalti yang mengunci kemenangan bagi Brasil di final Piala Dunia 1994.

Baggio pertama kali bermain sepak bola profesional pada tahun 1982, dengan tim divisi bawah Vicenza. Pada tahun 1985 ia bergabung dengan Fiorentina, di Florence, anggota divisi teratas Italia, Serie A. Baggio berkembang menjadi bintang dengan Fiorentina, ekor kuda khasnya menjadi terkenal di seluruh negeri. Ketika dia ditransfer ke Juventus untuk biaya rekor pada tahun 1990, terjadi kerusuhan di Florence.

Dalam pertandingan pertamanya melawan Fiorentina sebagai anggota Juventus, Baggio menolak untuk mengambil tendangan penalti, sebuah tindakan yang membuat disayangkan oleh para penggemarnya di Florence tetapi diasingkan pendukung tim barunya. Hubungannya yang tidak baik dengan fans Juventus diperbaiki dalam tahun-tahun berikutnya ketika Baggio memimpin tim ke Union of European Football Associations (UEFA) pada 1993 dan kejuaraan Serie A pada 1995.

Segera setelah kejuaraan itu, ia dipindahkan ke AC Milan, di mana ia memainkan peran pendukung saat tim barunya memenangkan gelar Serie A di tahun pertamanya di sana. Sisa masa Baggio dengan Milan tidak terlalu berhasil, dan dia menandatangani kontrak dengan Bologna pada tahun 1997 dalam upaya untuk menghidupkan kembali karirnya. Dia mencetak 22 gol sepanjang karier selama musim 1997-98 dan kemudian menandatangani kesepakatan yang menguntungkan dengan Inter Milan. Baggio menghabiskan dua musim bersama Inter sebelum menutup karir domestiknya dengan empat tahun bermain untuk Brescia.

Baca juga :

Baggio telah membuat debut internasionalnya untuk Italia pada tahun 1988. Dia bermain terutama sebagai pemain pengganti di Piala Dunia 1990, tetapi empat tahun kemudian dia menjadi bintang Italia saat maju ke final melawan Brasil. Hasil seri tanpa gol setelah bermain regulasi dan dua kali penambahan waktu, pertandingan memasuki tendangan penalti. Dengan Italia tertinggal  3–2, Baggio menendang tembakan terakhir  melewati mistar gawang, dan Brasil memenangkan Piala Dunia. Waktu bermainnya terbatas selama Piala Dunia 1998, tetapi dia mencetak dua kali di turnamen dan menjadi orang Italia pertama dengan gol dalam tiga Piala.

Setelah ia pensiun dari permainan pada 2004, Baggio banyak dirayakan untuk upaya amal, yang termasuk menjadi duta global untuk Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2005. Ia menjabat sebagai direktur teknis Federasi Sepakbola Italia dari 2010 hingga 2013. Otobiografinya, Una porta nel cielo (“Gol di Langit”), diterbitkan pada tahun 2002.