Pemain PSG Terbaik Sepanjang Masa

Pemain PSG Terbaik Sepanjang Masa

Legenda Sepakbola – Paris Saint-Germain atau kerap disebut sebagai PSG adalah sebuah klub Perancis yang memiliki sejarah yang cukup panjang. Klub ini sebenarnya tidak terlalu menonjol dibandingkan dengan Olympique Marseille, Lyon, atau AS Monaco. PSG baru muncul sebagai kekuatan baru Eropa di musim 2012-2013, ketika pemilik baru mereka yang berasal dari Arab mengucurkan banyak dana untuk membeli banyak pemain bintang kelas dunia. Kucuran dana ini otomatis membuat PSG mampu merekrut nama-nama besar seperti Zlatan Ibrahimovic, Javier Pastore, Edinson Cavani, dan masih banyak lagi. Di artikel ini, IlmuBola akan mengajak anda sedikit menengok sejarah PSG di masa lalu dan membahas tentang pemain-pemain terbaiknya.

15. Safet Susic

Safet Susic adalah seorang gelandang menyerang asal Bosnia yang bermain untuk PSG dalam periode 1982 hingga 1991. Susic hingga sekarang masih memegang rekor sebagai pemain dengan assist terbanyak PSG, dengan total 61 assist. Pemain ini juga memiliki kontribusi yang sangat besar dalam membawa PSG menjadi juara Liga Perancis pada musim 1985-86. Setelah pensiun, Safic menjadi seorang pelatih, dan saat ini ia menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional Bosnia dan Herzegovina.
14. Leonardo
Walaupun hanya bermain selama satu tahun untuk PSG, Leonardo meninggalkan kenangan yang cukup berkesan bagi fans klub ini. Bermain sebagai gelandang menyerang, musim perdana Leonardo berjalan dengan gemilang, di mana ia mampu mencetak tujuh gol dalam total 34 pertandingan. Penampilannya ini membuat AC Milan jatuh cinta, dan mereka kemudian memutuskan untuk membeli Leonardo dengan harga transfer yang cukup tinggi, bahkan saat ini masih berada dalam jajaran sepuluh pemain termahal yang pernah dijual oleh PSG.
13. Juan Pablo Sorin
Juan Pablo Sorin adalah bek sayap asal Argentina yang dikenal karena rambut gondrongnya. Sorin memperkuat PSG selama satu musim sebagai pemain pinjaman dari Cruzeiro. Walaupun hanya bermain selama semusim, Sorin membuat catatan impresif di mana ia tidak terkalahkan selama 28 partai yang ia lalui bersama Paris Saint-Germain. Catatan itu makin terlihat bagus ketika Sorin mampu mengantarkan PSG menjadi juara Piala Perancis musim 2003-2004.
Konten Terkait :
12. Valdo Filho
Valdo adalah seorang gelandang yang bermain untuk PSG selama empat tahun, dari tahun 1991 hingga 1995. Selama periode waktu tersebut, Valdo tampil sebanyak 115 kali dan mencetak 10 gol. Ia juga merupakan bagian dari salah satu generasi emas PSG di tahun 90-an, di mana ia mampu mengantarkan timnya memenangi Liga Perancis tahun 1993-94 dan juga dua kali memenangi Piala Perancis. Valdo juga tampil 45 kali untuk timnas Brazil dan mencetak 4 gol.
11. Zlatan Ibrahimovic
Walaupun baru bergabung bersama PSG di musim 2012-2013, Zlatan sudah layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik PSG sepanjang masa. Musim perdananya sangat luar biasa, di mana ia berhasil membawa PSG menjadi juara Liga Perancis sekaligus menjadi top skorer dengan catatan 30 gol dari 34 pertandingan yang dilakoninya. Zlatan juga merupakan simbol generasi baru PSG yang menjadi salah satu kekuatan besar di dunia sepakbola Eropa.
10. Joel Bats
Joel Bats membela PSG selama tujuh tahun, dari tahun 1985 hingga 1992. Di tahun terakhirnya, mantan kiper timnas Perancis ini bahkan dipercaya untuk menjadi kapten. Total, Bats tampil sebanyak 216 kali untuk PSG dan 50 kali untuk tim nasional Perancis. Bats adalah kiper utama PSG yang membawa klub ini menjuarai titel Liga Perancis pertama pada musim 1985-1986. Setelah pensiun, ia juga sempat menjadi pelatih PSG di musim 1997-1998.
9. Luis Fernandez
Luis Fernandez adalah gelandang andalan tim nasional Perancis sekaligus salah satu legenda hidup Paris Saint-Germain. Pemain ini membela PSG dari tahun 1978 hingga 1986, dan sebelum pindah ke RC Paris, ia sempat membawa PSG merasakan gelar juara Liga Perancis pertamanya. Setelah pensiun, Fernandez membawa PSG menjadi juara Piala Perancis pada musim 1995-1996, namun bukan sebagai pemain, melainkan sebagai manager.
8. Bernard Lama
Bernard Lama adalah penjaga gawang asal Perancis yang dipercaya untuk menggantikan peran Joel Bats, kiper legendaris PSG yang baru saja pensiun. Ternyata, Lama berhasil menunjukkan penampilan yang impresif. Ia sangat tangguh di depan gawang, dan ketangguhannya tersebut berperan penting dalam membawa PSG keluar sebagai juara  Liga Perancis pada tahun 1994. Di tahun 1996, Lama menjadi bagian skuad PSG yang memenangkan Piala Winners.
7. Ronaldinho
Ronaldinho hingga saat ini masih memegang rekor sebagai pemain PSG termahal yang pernah dijual ke klub lain. Pada tahun 2003, Ronaldinho dibeli oleh Barcelona dengan harga sekitar 32 juta Euro, menyusul penampilan impresifnya bersama PSG pada musim sebelumnya. Selama dua tahun memperkuat PSG, pemain yang dikenal sebagai salah satu playmaker terbaik di dunia ini tampil sebanyak 55 kali dan mencetak 17 gol.
6. Carlos Bianchi
Carlos Bianchi memperkuat PSG selama dua musim, dari tahun 1977 hingga 1979. Walaupun gagal mempersembahkan gelar bagi klubnya, penyerang asal Argentina ini berhasil mengukir prestasi individual yang cukup cemerlang. Bianchi berhasil menjadi top skorer Liga Perancis sebanyak dua kali. Ia juga masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak PSG dalam satu musim, dengan total 39 gol. Sepertinya, rekor ini akan sulit untuk dipatahkan hingga beberapa tahun ke depan.
5. Pauleta
Penyerang asal Portugal ini adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Paris Saint-Germain. Total, Pauleta berhasil mencetak 109 gol dalam 168 penampilannya bersama PSG. Penyerang ini juga dua kali menjadi pencetak gol terbanyak Liga Perancis pada tahun 2005 dan 2006. Selain itu, ia juga dipercaya menjadi kapten PSG selama tiga tahun, dari tahun 2005 hingga 2008. Melihat catatan tersebut, tampaknya tidak berlebihan jika Pauleta masuk dalam daftar lima besar pemain terbaik PSG sepanjang masa.
4. George Weah
Hingga saat ini, Weah adalah satu-satunya pemain PSG yang berhasil meraih penghargaan Ballon d’Or dan Pemain Terbaik versi FIFA. Kedua gelar tersebut diraih Weah pada tahun 1995, tahun di mana ia baru saja mempersembahkan gelar Piala Perancis untuk PSG. Weah adalah striker yang menjadi andalan PSG ketika mereka berhasil menjadi juara liga pada musim 1993-1994. Setelah melalui tiga musim yang gemilang, Weah ditransfer ke AC Milan untuk mencari tantangan baru.
3. Rai
Rai adalah seorang gelandang menyerang asal Brazil yang mencapai periode keemasan dalam karirnya ketika membela PSG. Selain berhasil membawa Paris Saint-Germain menjadi juara Liga Perancis di musim 1993-94, Rai juga berhasil membawa tim nasional Brazil menjuarai Piala Dunia 1994 yang diselenggarakan di Amerika Serikat. Satu tahun setelahnya, Rai mempersembahkan gelar Piala Winners untuk PSG. Selama lima tahun membela PSG, Rai tampil sebanyak 145 kali dan mencetak 51 gol.
2. Jean-Marc Pilorget
Berbicara soal loyalitas, Pilorget adalah yang nomor satu di PSG. Pemain belakang ini memperkuat Paris Saint-Germain selama 14 tahun, dari tahun 1975 hingga 1989. Sepanjang karirnya bersama klub ini, Pilorget sempat mencicipi manisnya gelar juara  Liga Perancis pada tahun 1986. Satu lagi catatan yang cukup spesial, hingga saat ini Pilorget juga masih memegang rekor sebagai pemain PSG dengan jumlah penampilan terbanyak, dengan catatan total 435 pertandingan.
1. Dominique Rocheteau
Sebelum Zlatan Ibrahimovic, Edinson Cavani, Ronaldinho, atau George Weah bergabung dengan PSG, klub ini sudah pernah memiliki striker kelas dunia. Ya, striker itu adalah Dominique Rocheteau, pemain asal Perancis yang selama delapan tahun tampil membela PSG mampu mencetak 100 gol. Pemain ini juga berjuang bersama Michel Platini dalam membawa tim nasional Perancis menjadi juara Piala Eropa pada tahun 1984. Selama karirnya, Rocheteau tampil sebanyak 49 kali untuk tim nasional Perancis dan mencetak 15 gol.
Pemain Legenda Yang Pernah Bermain Di Barca dan R.Madrid

Pemain Legenda Yang Pernah Bermain Di Barca dan R.Madrid

Legenda-sepakbola.web.id – Rivalitas Barcelona dan Real Madrid bisa dibilang sebagai persaingan terpanas di dunia sepak bola. Pertandingan El Classico, mempertemukan Barcelona dan Real Madrid menjadi laga terpanas yang dinantikan oleh seluruh pecinta sepak bola di seluruh dunia.

Tensi persaingan antara Barcelona dan Real Madrid juga senantiasa terjaga. Karena kedua tim tak pernah sepi prestasi dari tahun ke tahun.

Panasnya rivalitas Barcelona dan Real Madrid turut disadari oleh para pemain di kedua klub. Maka dari itu, haram hukumnya untuk pemain Barcelona mendukung Real Madrid. Begitupun sebaliknya. Gengsi antara kedua klub begitu tinggi, membuat El Clasico senantiasa dinanti.

Namun ternyata masih ada pemain-pemain yang berani melanggar batas ini. Mereka rela menyeberang dari Barcelona ke Real Madrid maupun sebaliknya. Cap sebagai pengkhianat tak mereka hiraukan. Berikut lima pemain top yang pernah membela Barcelona dan Real Madrid sekaligus.

1. Samuel Eto’o
Samuel Eto’o merupakan salah satu striker tertajam yang dimiliki oleh Barcelona. Dikutip dari Transfermarkt.com , Eto’o telah mencetak 130 sepanjang kariernya bersama Barcelona.

Namun Eto’o ternyata pernah bergabung dengan Real Madrid di awal kariernya. Ia hanya tampil sebanyak tujuh kali bersama klub ibu kota Spanyol tersebut dan belum mencetak gol sama sekali.

2. Ronaldo Luis Nazario de Lima
Ronaldo Nazario yang kerap dijuluki sebagai Il Fenomeno pernah berseragam Barcelona meski hanya semusim. Ia justru lebih lama berada di Real Madrid.

Ronaldo membela klub berjuluk Los Blancos tersebut selama 2002-2007. Bersama Real Madrid, Ronaldo mampu memenangi gelar Ballon d’Or keduanya pada tahun 2002.

3. Luis Figo
Luis Figo menjadi pemain paling kontroversial yang pernah menyeberang dari Barcelona ke Real Madrid. Ia pernah dilempari kepala babi oleh pendukung Barcelona pada laga El Clasico.

Hal ini karena Luis Figo telah lima tahun membela Barcelona dari 1995 hingga 2000. Namun ia justru memutuskan pindah ke rival terberat Barcelona tersebut pada tahun 2000.

Bersama Real Madrid, Figo mampu meraih trofi prestisius seperti Liga Champions dan Ballon d’Or yang sebelumnya tak ia menangi kala berseragam Barcelona.

Baca Juga : Pemain Legenda yang Tak Pernah Bermain di Piala Dunia

4. Luis Enrique
Luis Enrique sangat kental berhubungan dengan Barcelona. Selain menjadi salah satu pemain legendaris, Luis Enrique juga sempat melatih Barcelona pada 2014-2017.

Namun sebelum menahbiskan dirinya sebagai legenda Barcelona, ia ternyata sempat berseragam Real Madrid dari 1991-1996.

5. Michael Laudrup
Michael Laudrup merupakan satu pemain Denmark paling legendaris sepanjang masa. Ia tercatat pernah berseragam Barcelona selama lima tahun dari 1989 hingga 1994.

Seperti Luis Figo, ia juga menyeberang langsung dari Barcelona ke Real Madrid. Laudrup menghabiskan dua musim bersama Real Madrid dari 1994 hingga 1996.

Striker Legendaris Liga Serie A Italia

Striker Legendaris Liga Serie A Italia

Legenda-sepakbola.web.id – Liga Italia atau yang biasa disebut Serie A adalah salah satu kompetisi sepak bola terbaik di dunia. Kalau flashback ke tahun 2000-an, kamu pastinya setuju kalau waktu itu adalah masa-masa terbaik sepak bola Italia. Tim-tim papan atas bahkan papan tengah Serie A di masa itu memiliki pemain-pemain bintang yang bermain di level teratas dalam karir mereka dan membuat kompetisi ini menarik disaksikan.

Secara khusus para striker mempunyai tempat tersendiri di hati para tifosi tim-tim Serie A. Bahkan bisa jadi salah satu dari mereka menjadi alasan kamu untuk menjadi fans tim tersebut sampai sekarang. Siapa saja striker Serie A tersebut? Berikut ini striker legendaris dalam tim top Serie A yang pernah memeriahkan liga seria A.

1. Christian Vieri
Striker Inter Milan yang identik dengan nomor punggung 32 ini merupakan salah satu juru gedor yang terbaik di masanya. Tinggi, besar, kuat, shooting yang kencang, unggul di bola-bola atas dan penempatan posisi yang baik menjadikannya momok menakutkan bagi barisan pertahanan tim mana pun. Vieri menjadi salah satu top skor sepanjang masa Inter Milan dengan torehan 103 gol.

2. Alessandro Del Piero
Bermain sepanjang karirnya untuk si nyonya tua dan memenangkan berbagai trofi bergengsi di sana menjadikannya salah satu legenda Juventus. Sebagaimana tradisi pemain bernomor punggung 10 dalam sepak bola, Del Piero memiliki kemampuan teknik di atas rata-rata. Jago freekick, dribble yang yahud, tak jarang memperlihatkan skill-skill unik ketika melewati pemain lawan, membuatnya dengan mudah digemari para pecinta sepakbola. Kamu para juventini masih ada yang simpan jerseynya?

3. Gabriel Omar Batistuta
Batigol! Julukannya ini cukup untuk menggambarkan kepiawaiannya dalam mencetak gol ke gawang lawan. Tampilan rambut gondrong dengan janggut dan kumis, membuat pemain asal Argentina ini mudah dikenali di tengah pertandingan. Karir Batistuta mengalami masa keemasannya ketika dia bermain untuk Fiorentina dan AS roma. Ada yang kangen dengan tendangan geledeknya?

4. Andriy Shevchenko
Striker yang akrab dipanggil Sheva ini meraih masa keemasannya ketika bermain untuk AC Milan. Di puncak karirnya, pada tahun 2004 ia mendapatkan penghargaan Ballon D’or, yaitu sebuah penghargaan untuk pesepakbola terbaik Eropa. Namun sayang karirnya meredup ketika ia pindah ke Chelsea. Produktivitas goalnya pasti dikangenin sama kamu semua para Milanisti.

5. Francesco Totti
“Sang Pangeran Roma”, julukannya ini cukup untuk menggambarkan betapa loyal dan pentingnya Totti bagi klub asal asal ibu kota, yaitu AS Roma. Dia termasuk talenta nomor punggung 10 murni yang akhir-akhir ini langka ditemukan di Italia.

Baca Juga : Pemain Yang Menjadi Legenda Di Dua Klub Berbeda

6. Ronaldo Luís Nazário de Lima
Sebelum kehadiran CR7 di Juventus, Serie A terlebih dahulu sudah menyaksikan kehebatan Ronaldo yang satu ini. Dibeli oleh Inter Milan dari Barcelona, Ronaldo semakin memeriahkan gegap gempitanya perang bintang di Serie A. Dibekali skill dan teknik luar biasa serta naluri mencetak goal yang tinggi membuat Ronaldo akan dikenang sebagai salah satu striker yang paling susah dihentikan pemain bertahan lawan.

7. Filippo Inzaghi
Kecil dan kurus, sekilas orang tidak akan menyangka kalau Inzaghi adalah salah satu striker paling berbahaya di dunia. Insting alami mencetak gol, penempatan posisi yang baik dan kemampuannya untuk mendeteksi peluang di depan gawang menjadi senjata mematikan seorang Inzaghi.

Entah kenapa bola liar atau rebound selalu jatuh tepat di kakinya, membuatnya dengan mudah menceploskannya ke gawang. Mantan pelatih Inter, Jose Mourinho ketika timnya akan berhadapan dengan AC Milan, pernah mengatakan, “Kalian boleh memainkan 10 striker bersamaan, asal jangan memainkan seorang Inzaghi”. Pernyataan Mourinho ini cukup untuk menggambarkan kehebatan dari seorang Inzaghi. Inzaghi meraih masa keemasannya bersama AC Milan.

Ronaldinho Legenda Barcelona

Ronaldinho

Ronaldo de Assis Moreira atau Ronaldinho, lahir 21 Maret 1980 adalah mantan pemain sepak bola profesional Brasil dan Duta klub Spanyol Barcelona. Tercatat pernah membela beberapa Klub raksasa Eropa seperti Paris Saint-Germain, Barcelona dan AC Milan.

Ronaldinho dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah ada, selama menjalani karier sebagai pesepak bola profesional dia telah memenangkan dua penghargaan FIFA World Player of The Year dan Ballon d’Or.

Ronaldinho dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dan paling mahir dari generasinya. ia mampu bermain di beberapa posisi ofensif, baik di sayap atau di posisi sentral. Meskipun diplot menjadi pemain kreatif, ia adalah seorang finisher akurat dengan salah satu kaki, baik dari dalam dan luar area penalti, dan juga spesialis tendangan bebas dan tendangan penalti. Ronaldinho dipuji terutama karena keterampilan teknis dan kreativitasnya; karena kecepatannya, akselerasi, kelincahan, keseimbangan, kontrol bola, dan kemampuan dribbling, dia mampu mengalahkan pemain ketika melakukan lari individu, sering menggunakan tipuan dalam satu lawan satu situasi.

Ronaldinho membuat debut seniornya untuk Grêmio, pada tahun 1998. Pada usia 20, ia pindah ke Paris Saint-Germain di Perancis sebelum bergabung dengan Barcelona pada tahun 2003. Di musim keduanya bersama Barcelona, ​​ia memenangkan Pemain Terbaik Dunia FIFA untuk Penghargaan Tahun Ini, saat Barcelona memenangkan La Liga. Musim yang diikuti dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam karirnya saat ia berperan dalam Barcelona memenangkan Liga Champions UEFA, yang pertama dalam empat belas tahun, serta gelar La Liga lainnya, memberikan Ronaldinho karir ganda pertamanya. Setelah mencetak dua gol solo spektakuler di El Clásico, Ronaldinho menjadi pemain Barcelona kedua, setelah Diego Maradona pada tahun 1983, untuk menerima tepuk tangan meriah dari para penggemar Real Madrid di Santiago Bernabéu. Ronaldinho juga menerima penghargaan FIFA World Player of the Year kedua, serta Ballon d’Or.

Setelah menyelesaikan tempat kedua di La Liga untuk menyaingi Real Madrid di musim 2006-07 dan cedera yang diderita pada musim 2007–08, Ronaldinho meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Milan. Dia kemudian kembali ke Brasil untuk bermain untuk Flamengo pada tahun 2011 dan Atlético Mineiro setahun kemudian, sebelum pindah ke Meksiko untuk bermain untuk Querétaro dan kemudian kembali ke Brasil untuk bermain untuk Fluminense pada tahun 2015. Sepanjang karir bermainnya, Ronaldinho mengumpulkan banyak penghargaan individu lainnya. Dia diberi nama di Tim UEFA Tahun dan Dunia FIFA XI tiga kali, dihormati sebagai Pemain Terbaik UEFA Club of the Year pada tahun 2006 dan diberi nama di FIFA 100, daftar pemain hidup terbesar dunia yang disusun oleh Pelé.

Di tingkat internasional, Ronaldinho memainkan 97 pertandingan untuk tim nasional Brasil, mencetak 33 gol dan mewakili negaranya dalam dua Piala Dunia FIFA. Dia adalah bagian integral dari tim Piala Dunia FIFA 2002 di Korea dan Jepang, yang dibintangi bersama Ronaldo dan Rivaldo dalam trio penyerang, mencetak dua gol, termasuk tendangan bebas dari jarak 40 yard melawan Inggris, mencatat dua assist dan menjadi disebutkan dalam Tim All-Star Piala Dunia FIFA. Sebagai kapten, ia memimpin Brasil ke gelar Piala Konfederasi kedua mereka pada 2005 dan terpilih sebagai Man of the Match di final.

Pada 16 Januari 2018, Ronaldinho mengukuhkan pengunduran dirinya dari sepakbola melalui saudara sekaligus agennya.

Nama Lengkap : Ronaldo de Assís Moreira
Umur : 38 Tahun
Tanggal Lahir : 21 Maret 1980
Tempat Lahir : Porto Alegre
Tinggi Badan : 180 cm
Posisi : Midfielder – Attacking Midfield