Kebrutalan Di Dunia Sepak Bola

Kebrutalan Di Dunia Sepak Bola

legenda-sepakbola.web.id Memang beberapa drama lapangan salah satu yang ditunggu oleh beberapa orang terutama penggemar sepak bola. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kebrutalan Di Dunia Sepak Bola. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Kebrutalan Di Dunia Sepak Bola

Berbagai drama yang ada terkadang berhubungan dengan hal-hal berbau brutalitas.Bahkan saking brutalnya, momen-momen ini kerap menjadi legenda di mana di masa depan masih banyak sekali dibicarakan oleh para fans.S.aat ini sudah mengumpulkan beberapa momen brutal yang pernah terjadi di persepak bolaan dunia.

Apa saja kira-kira? Berikut ulasannya.

Tendangan Eric Cantone ke Fans Crystal Palace – 1995
Eric Cantona merupakan salah satu pesepak bola yang terkenal tempramen di mana dia terkadang sangat mudah sekali marah.Beragam cerita mengenai kegarangannya membuatnya dijuluki sebagai King of Manchester kala itu.Pemain bernomor punggung tujuh ini pernah terlibat dalam sebuah pertikaian di mana dia akhirnya menendang fans Crystal Palace yang mengatakan hal rasis kepadanya.Momen ini menjadi momen legendaris yang masih banyak dibicarakan fans. Akibat ulahnya, Cantona dilarang bermain selama beberapa bulan.

Pemain Newcastle Saling Baku Hantam – 2005
Bersitegang antara pemain dalam satu tim adalah hal yang wajar. Tapi bagaimana jika sampai baku hantam? Ya, ini yang terjadi pada Newcastle United di tahun 2005 di mana pemainnya yakni Kieran Dyer dan Lee Bowyer terlibat baku hantam.Keduanya berjibaku hingga akhirnya dipisahkan oleh tim lawan, Aston Villa.

Baca Juga : Tanda Tanda Liverpool Makin Kuat

Tandukan Zidane Kepada Materazzi – 2006
Salah satu hal yang cukup brutal pernah terjadi di tahun 2006 saat legenda timnas Prancis, Zinedine Zidane kehilangan kesabarannya dengan menanduk bek Italia, Marco Materazzi.Kejadian ini menjadi sangat heboh terlebih Zidane dikenal sebagai sosok yang kalem.Kejadian ini membuat Zidane dikartu merah dan menjadi akhir yang menyedihkan bagi kariernya karena Prancis juga dikalahkan Italia dalam momen ini.

Lemparan Kepala Babi ke Luis Figo – 2002
Luis Figo dikenal sebagai salah satu pesepak bola yang cukup legendaris di Real Madrid.Tapi tahukah kalian? sebelum di Real Madrid, Figo merupakan pesepak bola yang pernah berkarier di Barcelona.Tapi kemudian dia pindah ke Los Blancos dan dicap sebagai pengkhianat.Ketika kembali bersua dengan Barcelona, Figo mendapatkan kiriman kepala babi dari fans yang tentu saja jadi momen yang cukup brutal dalam kariernya.

Pele

Pele

Pele – ia dikenal sebagai salah satu legenda sepakbola dunia yang berasal dari Brazil. Di lapangan hijau ia dijuluki sebagai The Black Pearl.

Ia memiliki teknik tinggi dalam permainan sepakbola serta banyak prestasi yang ia sudah torehkan selama sebagai pemain sepakbola membuat namanya kemudian dikenang sebagai salah satu legenda sepakbola dunia.

Legenda sepakbola satu ini terlahir dengan nama lengkap Edson Arantes Do Nascimento, Ia merupakan anak dari Dodinho (ayah), Dona Celeste Arantes (ibu).Ia memiliki dua orang saudara kandung bernama Maria Lúcia Nascimento dan Zeca Nascimento. Bakat Pele pertama kali ditemukan oleh mantan pemain Brasil Waldemar de Brito. Kala itu usia Pele baru menginjak 11 tahun.

Memulai Karir Sepakbola

Di bawah asuhan Waldemar, pria kelahiran Tres Coracoes, 23 Oktober 1940 ini tumbuh menjadi pemain yang luar biasa. Menginjak usia 15 tahun Pele mulai direkrut ke klub Santos.

Cukup satu tahun ia langsung mengawali debut di Santos dengan sebuah gol saat klubnya bertemu Corinthians, September 1956. Kala itu publik sepakbola Brasil menyakini bahwa legenda sepakbola dunia telah lahir.

Menjuarai Piala Dunia Pertama Kali

Di usianya yang ke-17, Pele memulai debut di Piala Dunia Swedia 1958. Dalam ajang yang sama juga Brasil untuk pertama kalinya berhasil merebut gelar Piala Dunia. Pele menjadi pemain termuda yang mampu menjaringkan 6 gol dalam ajang Piala Dunia.

Pele menjaringkan gol kemenangan saat melawan Wales, mencetak hattrick saat melawan Perancis di semifinal dan mencetak dua gol lagi saat Brasil membungkam tuan rumah Swedia 5-2 di final.

Cedera serius yang dialami saat bermain di partai pembuka melawan Meksiko membuat Pele harus puas menyaksikan kejayaan rekan-rekan setimnya saat keluar sebagai juara di Piala Dunia 1962.

Menjadi bintang besar dan dianggap sebagai pemain berbahaya di dunia membuat gerak-gerik Pele selalu diawasi oleh setiap lawannya.

Cedera serupa juga dialami Pele saat tampil di Piala Dunia 1966. Ironisnya tanpa kehadiran Pele, saat itu Brasil mengalami nasib tragis karena harus tersingkir di babak awal.

Pele harus menunggu sampai Piala Dunia 1970 diselenggarakan. Saat itu obsesinya untuk membawa Brasil memboyong tropi Jules Rimet untuk selamanya akhirnya menjadi kenyataan.

Membawa Brazil Juara Piala Dunia

Bersama Jairzinho, Tostao, Rivelino, dan Carlos Alberto, Pele sukses menjadi pemain pertama yang mampu merasakan tiga kali menjadi juara dunia.

Dalam partai final pada Piala dunia 1970 itu juga Pele mampu melengkapi rekor gol ke-100 yang dijaringkan Brasil selama mengikuti Piala Dunia.
Sang Legenda Sepakbola

Usai partai final Piala Dunia 1970 harian terkemuka Sunday Times dalam headline-nya mengangkat judul : “Bagaimana anda mengeja Pele? G-O-D (T-U-H-A-N/red)”.

Sepanjang kariernya sebagai pemain, Pele telah 92 kali memperkuat Brasil dalam partai internasional dengan koleksi 77 gol.

Prestasinya di klub bersama Santos di Liga Brasil (1956-1974) maupun bersama New York Cosmo di Liga Amerika (1975-1977) juga sangat spektakuler.

Bersama Santos, Pele 11 kali menjuarai kompetisi Sao Paulo, 6 kali juara Piala Brasil, 2 kali juara Copa Libertadores serta 11 kali menjadi topskor di kompetisi Sao Paulo. Secara keseluruhan Pele telah mencetak 1281 gol dalam 1363 pertandingan.

Bahkan setiap tanggal 19 November para pendukung Santos merayakan “Pele Day” atau “Hari-nya Pele” untuk mengenang gol ke-1000 yang dicetak Pele di Stadion Maracana.

Duta PBB dan UNICEF

Sejak memutuskan pensiun dari sepakbola, Pele yang kini menjabat sebagai duta besar keliling Brasil sering menjadi duta untuk mempromosikan negaranya. Dia juga menjadi duta untuk badan dunia PBB dan UNICEF.

pele adalah satu-satunya pemain yang merasakan tiga kali mengangkat tropi Piala Dunia, pemain paling jenuis yang pernah terlahir di muka bumi. Ia dijuluki sebagai pesepakbola paling sempurna. Setiap kali “Selecao” bermain cantik, orang pasti mengidentikannya dengan kehadiran si pemilik No. 10.

Nama Lengkap : Edison Arantes do Nascimento
Tempat Lahir : Três Corações, Brazil
Tanggal Lahir : 23 Oktober 1940
Tinggi Badan : 176cm
Posisi : Centre Forward